MAROS, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Daerah Gelombang 115 Unhas melaksanakan program kerja pembuatan pakan fermentasi (silase) dan pembagian rumput gajah unggul di Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros.
Kegiatan ini digelar pada Selasa, 13 Januari 2026, dan dipusatkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tanralili.
Program tersebut digagas Rasis Ramadhan Turungan Said, mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan usaha peternakan rakyat.
Kegiatan ini melibatkan Koordinator BPP Kecamatan Tanralili, penyuluh pertanian Kelurahan Borong, jajaran staf BPP, kelompok peternak se-Kelurahan Borong, serta tokoh masyarakat setempat.
Rasis Ramadhan menjelaskan, program ini berangkat dari persoalan klasik yang kerap dihadapi peternak, yakni keterbatasan ketersediaan pakan hijauan pada musim kemarau.
Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya pengetahuan peternak mengenai teknologi pengolahan pakan alternatif, khususnya pakan fermentasi silase.
“Akibatnya, kualitas pakan menurun dan berdampak langsung pada produktivitas ternak,” ujar Rasis Ramadhan di sela kegiatan.
Melalui pelatihan pembuatan silase, mahasiswa KKN memperkenalkan teknologi pengolahan pakan yang dapat disimpan dalam jangka panjang tanpa mengurangi nilai nutrisi.
Silase dinilai menjadi solusi strategis untuk menjaga kontinuitas pakan, terutama saat hijauan segar sulit diperoleh. Dalam kegiatan tersebut, peternak tidak hanya mendapatkan penjelasan teoritis, tetapi juga praktik langsung pembuatan silase menggunakan bahan baku lokal.
Selain pembuatan silase, program ini juga dirangkaikan dengan pembagian rumput gajah unggul kepada peternak.
Dua jenis rumput gajah yang dibagikan adalah Biogras dan Biovitas. Rumput gajah Biogras dikenal memiliki pertumbuhan cepat, produksi biomassa tinggi, serta kandungan nutrisi yang baik, sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan baku pakan silase.
.webp)
Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Daerah Unhas mengelar pelatihan pembuatan pakan fermentasi (silase) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Selasa (13/1/2026). (dok rasis ramadhan)
Sementara itu, rumput gajah Biovitas memiliki keunggulan dalam ketahanan terhadap kondisi lingkungan, tekstur daun yang lebih lembut, serta tingkat palatabilitas yang tinggi.
Karakteristik tersebut membuat Biovitas mudah dikonsumsi ternak dan dinilai mampu mendukung peningkatan bobot badan ternak secara lebih optimal.
Koordinator BPP Kecamatan Tanralili menyambut positif kegiatan ini dan menilai program mahasiswa KKN Unhas sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong peningkatan kapasitas peternak.
Menurutnya, transfer pengetahuan mengenai teknologi pakan menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing peternakan rakyat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Kelurahan Borong mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan pakan ternak secara berkelanjutan.
Program silase dan pemanfaatan rumput gajah unggul diharapkan dapat menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun, meningkatkan produktivitas ternak, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan peternak.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi ruang penerapan ilmu pengetahuan secara nyata di tengah masyarakat. (*)
Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Daerah Unhas mengelar pelatihan pembuatan pakan fermentasi (silase) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Selasa (13/1/2026). (dok rasis ramadhan)



-300x176.webp)




