MAKASSAR, UNHAS.TV — Bayangan tentang senioritas, suasana yang menegangkan, kegiatan yang membosankan, hingga kekhawatiran sulit mendapatkan teman sempat dirasakan mahasiswa baru Universitas Hasanuddin.
Namun, setelah mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unhas 2026, sebagian mahasiswa justru menemukan pengalaman yang berbeda dari perkiraan awal mereka.
Pengalaman tersebut terlihat dari mahasiswa baru di sejumlah program studi yang mengikuti rangkaian PKKMB. Setelah berinteraksi dengan mahasiswa pendamping dan peserta dari berbagai daerah, sebagian dari mereka menilai suasana kegiatan tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya.
Salah satunya Andi Rafie Abdul Hakim, mahasiswa baru Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas. Sebelum mengikuti PKKMB, ia mengaku sempat khawatir dengan bayangan senioritas dan kemungkinan mendapat perlakuan keras dari mahasiswa tingkat atas.
“Awalnya saya cukup khawatir dengan senioritas dan membayangkan akan sering dimarahi. Setelah dijalani, ternyata suasananya justru menyenangkan. Kakak-kakak LO dan seniornya ramah, sementara rangkaian kegiatannya juga berjalan dengan baik,” ungkap Rafie.
Selain kekhawatiran terhadap senioritas, proses membangun pertemanan juga menjadi perhatian sebagian mahasiswa baru.
Nayla Wulandari dari Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian mengaku sempat takut tidak memiliki teman karena dirinya tidak terbiasa banyak berbicara dengan orang baru.
“Awalnya saya takut tidak punya teman karena saya jarang berbicara dengan orang. Tetapi setelah mengikuti PKKMB, ternyata kegiatannya seru dan saya bisa bertemu teman-teman dari berbagai daerah, termasuk dari Jawa dan Sumatra,” jelas Nayla.
Ekspektasi lain muncul dari anggapan bahwa PKKMB akan berlangsung monoton. Andi Ananda Taqiyy Ihzzan T, mahasiswa baru Program Studi Manajemen FEB Unhas, mengaku sebelumnya membayangkan kegiatan tersebut akan terasa membosankan.
“Sebelum PKKMB saya membayangkan kegiatannya akan agak membosankan, tetapi ternyata asyik dan seru. Kakak-kakak LO juga menarik dan mudah diajak berbicara,” ujarnya.
Setelah melewati rangkaian PKKMB, perhatian mahasiswa baru kemudian beralih pada perjalanan perkuliahan yang akan mereka tempuh.
Rafie berharap masa kuliahnya dapat digunakan untuk memperluas pengetahuan, membangun relasi, serta mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.
“Saya berharap bisa belajar banyak di sini, mendapatkan koneksi dari kakak-kakak dan teman-teman, sekaligus melatih soft skill dan hard skill selama berkuliah. Saya juga berharap bisa lulus tepat waktu dan mendapatkan pekerjaan,” ujar Rafie.
Harapan untuk aktif di luar kegiatan akademik juga disampaikan Moh. Ikhlas Ramadhan dari Program Studi Terapi Gigi Fakultas Vokasi. Ia ingin memanfaatkan masa perkuliahan tidak hanya untuk belajar di kelas, tetapi juga melalui organisasi dan unit kegiatan mahasiswa.
“Harapan saya tidak hanya menjadi mahasiswa yang aktif secara akademik, tetapi juga aktif dalam organisasi dan UKM. Untuk teman-teman yang belum lolos Unhas, jangan pernah menyerah dan terus berusaha,” katanya.
Pengalaman para mahasiswa baru tersebut menunjukkan bahwa bayangan sebelum PKKMB tidak selalu sama dengan realita yang mereka temui selama kegiatan.
Dari kekhawatiran terhadap senioritas hingga rasa cemas dalam membangun pertemanan, PKKMB menjadi tahap awal bagi mereka untuk mengenal lingkungan kampus, membangun relasi, serta mulai menata tujuan selama menjalani pendidikan di Universitas Hasanuddin.
(Mustika Syaharudin / Unhas TV)
MABA UNHAS - Mahasiswa baru Fakultas Pertanian Unhas usai mengikuti PKKMB fakultas 2026 di Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Kamis (13/8/2026). PKKMB ini untuk mengenal kehidupan kampus dan membangun relasi. (Unhas TV / Mustika Syaharuddin)



-300x169.webp)




