ROMA, UNHAS.TV - AS Roma memilih menjadikan panggung Liga Champions bukan sekadar arena persaingan sepak bola.
Klub asal Italia itu akan membawa pesan kemanusiaan untuk korban banjir Nepal melalui jersey khusus yang dikenakan saat menghadapi Fenerbahce di laga pembuka kompetisi Eropa tersebut.
Dalam pertandingan di Istanbul, Kamis, para pemain Roma akan tampil dengan tulisan “Together for Nepal” serta logo Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (World Food Programme/WFP) di bagian depan kostum.
Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan perhatian publik sekaligus menggalang dana bagi masyarakat Nepal yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Roma juga akan melelang jersey khusus tersebut setelah pertandingan. Seluruh hasil lelang akan disalurkan kepada WFP, badan PBB yang bermarkas di Roma, untuk mendukung operasi bantuan kemanusiaan di Nepal.
“AS Roma dan WFP bergabung untuk mendukung masyarakat Nepal yang terdampak parah akibat banjir dan tanah longsor yang melanda negara tersebut,” demikian pernyataan klub dalam laman resminya.
Roma menambahkan, penggunaan logo WFP di jersey pertandingan akan membantu memperluas perhatian terhadap kondisi darurat di Nepal serta memperkenalkan kerja lembaga tersebut dalam membantu komunitas yang terdampak bencana.
Banjir besar yang melanda Nepal bulan lalu menewaskan lebih dari 1.300 orang, sementara sekitar 5.000 lainnya masih dinyatakan hilang.

Postingan lelang jersey di akun X AS Roma. (Akun X AS Roma)
Para ilmuwan menyebut bencana itu berkaitan dengan dampak perubahan iklim. Runtuhnya sebagian gletser pegunungan memicu aliran air dan lumpur dalam jumlah besar yang menerjang wilayah Rasuwa dan Nuwakot di Nepal, serta kawasan Tibet di Cina.
Keputusan Roma menggunakan jersey tanpa sponsor komersial utama juga memiliki latar belakang regulasi.
Klub tersebut dilarang menampilkan logo sponsor perusahaan taruhan dalam pertandingan di Turkiye karena aturan setempat melarang nama maupun simbol perusahaan perjudian terpampang pada perlengkapan tim olahraga.
Situasi itu kemudian membuka ruang bagi Roma untuk mengganti tampilan jersey dengan pesan solidaritas bagi korban bencana Nepal.
Klub berjuluk Giallorossi tersebut memilih memanfaatkan momen global Liga Champions untuk menyampaikan dukungan kemanusiaan.
Kepedulian terhadap korban banjir Nepal juga mendapat perhatian dari penyelenggara Liga Champions.
Pada seluruh pertandingan pembuka musim baru kompetisi tersebut, dilakukan mengheningkan cipta sebelum pertandingan dimulai. Pemain, staf pelatih, ofisial, dan penonton memberikan penghormatan kepada para korban.
Layar stadion di berbagai lokasi pertandingan juga menampilkan pesan dukungan bagi masyarakat Nepal yang terdampak bencana.
Selain Roma, klub Inggris Arsenal turut berkontribusi dalam upaya bantuan melalui Arsenal Foundation bersama mitra amal Save the Children, yang saat ini terlibat dalam respons kemanusiaan di Nepal.
Di tengah ketatnya persaingan Liga Champions, sepak bola Eropa menunjukkan wajah lain: sebuah ruang yang dapat digunakan untuk mengangkat kepedulian terhadap tragedi kemanusiaan di luar lapangan. (*)
DONASI - AS Roma mengenakan jersey bertuliskan “Together for Nepal” saat melawan Fenerbahce di Liga Champions di Istanbul, Kamis (10/9/2026) malam. Aksi itu dilakukan untuk menggalang dana bagi korban banjir Nepal melalui lelang jersey bersama WFP. (Screenshot Al Jazeera)

-300x179.webp)






