Mahasiswa

Generasi Rabbani 2026 Jadi Ruang Penguatan Karakter dan Spiritual Mahasiswa Keperawatan Unhas

GENERASI RABBANI - Peserta mengikuti pembukaan Generasi Rabbani 2026 di Gedung IPTEKS Kampus Unhas, Makassar, Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang digelar LSI Ners Unhas ini memperkuat karakter dan spiritual mahasiswa melalui materi keislaman, refleksi, serta pembinaan terpadu. (Unhas TV / Zahra Tsabita Sucheng)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Badan Khusus Lingkar Studi Islam Ners Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin membuka kegiatan Generasi Rabbani 2026 di Gedung Ipteks, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang diikuti 130 peserta itu mengusung tema “Tumbuh dalam Iman, Cerdas dalam Pikiran, Nyata dalam Perbuatan.”

Generasi Rabbani dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian dalam kehidupan kampus.

Pembukaan berlangsung pada Jumat sebelum rangkaian utama dilanjutkan pada Sabtu dan Ahad, 3-4 Oktober 2026, di Baruga Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Peserta akan mengikuti sejumlah kegiatan yang menggabungkan materi keagamaan, refleksi, aktivitas kelompok, dan pembinaan spiritual.

Pembina Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Unhas, Akbar Harisa SKep Ns PMNC MN mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya diposisikan sebagai agenda keagamaan.

Menurut dia, Generasi Rabbani juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk kembali mengevaluasi keseimbangan antara aktivitas akademik dan kehidupan spiritual.

“Selama beberapa bulan ini mereka banyak melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas dunia. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, ada semacam siraman rohani bagi mereka terkait dengan Islam itu sendiri,” kata Akbar.

Menurut Akbar, rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga Ahad (4/10/2026). Peserta dijadwalkan mengikuti pemberangkatan pada Sabtu (3/10/2026) pagi, kemudian menerima materi keislaman hingga siang hari. Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas hafalan dan sejumlah agenda kelompok.

Malam hari, peserta kembali mengikuti penyampaian materi. Salah satu agenda yang disiapkan adalah salat tahajud pada dini hari. Panitia juga menyisipkan permainan kelompok agar rangkaian pembinaan tidak berlangsung monoton.

Akbar mengatakan kegiatan tersebut memiliki pola yang menyerupai pesantren kilat. Namun, sasarannya tidak hanya menambah wawasan keagamaan, melainkan juga mendorong mahasiswa membawa nilai spiritual ke dalam aktivitas sehari-hari.

“Dengan kegiatan Rabbani ini, mereka diharapkan bisa mengingat kembali hal-hal yang berkaitan dengan keagamaan. Jadi kita tidak hanya mengejar dunia saja,” ujarnya.

Ia berharap peserta mengikuti seluruh kegiatan dengan suasana yang menyenangkan dan tidak memandang pembinaan spiritual sebagai beban tambahan di tengah aktivitas perkuliahan.

Menurut Akbar, penguatan nilai keagamaan justru diharapkan dapat menjadi energi bagi mahasiswa ketika kembali menjalani perkuliahan dan mengejar target pribadi maupun akademik.

“Setelah kegiatan ini, mereka bisa kembali semangat dalam mengejar mimpi mereka,” kata dia.

Melalui Generasi Rabbani 2026, Lingkar Studi Islam Ners Unhas berupaya menghadirkan ruang pembinaan yang memadukan keimanan, cara berpikir, dan tindakan nyata.

Kegiatan tersebut sekaligus diarahkan untuk menumbuhkan mahasiswa keperawatan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kesadaran spiritual dalam kehidupan kampus maupun masyarakat.

(Zahra Tsabitha Sucheng / Unhas TV)