MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) pada tahun ini kembali akan menerima ribuan calon mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Pada tahun ini, jumlah calon mahasiswa yang diterima akan lebh sedikit dibanding tahun lalu, sehingga persaingan menjadi mahasiswa Unhas justru makin ketat karena jumlah peminat lebih besar dibanding daya tampung.
Calon mahasiswa yang ingin masuk ke Unhas melalui SNBP dan SNBT harus pandai-pandai memilih prohram studi dengan melihat daya tampung setiap program studi (Prodi). Pengetahuan soal daya tampung ini penting dipahami agar calon mahasiswa mampu mengukur kemampuannya dalam hal persaingan dengan calon mahasiswa lainnya dari seluruh Indonesia.
Pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026, Universitas Hasanuddin telah menetapkan daya tampung total sebanyak 11.623 mahasiswa baru. Jumlah ini tersebar untuk penerimaan melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), yaitu sebanyak 3.620 atau 31,14%, dan Seleksi Nasional Berbasis Tes - Ujian Tulis Berbasis Komputer (SNBT-UTBK) sebanyak 5.761 atau 49,57%.
Daya tampung awal Unhas tahun 2026 ini mengalami penurunan dibanding tahun 2025, yaitu sebanyak 11.825 mahasiswa baru, atau berkurangan sebanyak 1,7%. Penurunan ini didasarkan pada hasil analisis terhadap proses pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru tahun sebelumnya, serta disesuaikan dengan ketersediaan ruangan dan rasio dosen dan tenaga kependidikan.
Jumlah daya tampung awal untuk mahasiswa baru tahun 2026 di Universitas Hasanuddin tersebar pada 87 program studi, yaitu 74 program studi sarjana (S1) dan 14 program studi sarjana terapan (vokasi).
Berikut ini data lengkap Daya Tampung Awal Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026 untuk Program Studi Sarjana dan Sarjana Terapan di Universitas Hasanuddin.
>> Baca Selanjutnya
undefined








