Sosial
Sport

IPEGERI dan Sahabat ALZI Dorong Kesadaran Deteksi Dini Demensia



Dosen Fakultas Keperawatan Unhas sekaligus Koordinator Sahabat ALZI Makassar Ns Nurhaya Nurdin SKep MN MPH. (Unhas TV / Mustika Syaharuddin)


Dosen Fakultas Keperawatan Unhas sekaligus Koordinator Sahabat Alzheimer Indonesia (Sahabat ALZI) Makassar, Ns Nurhaya Nurdin SKep MN MPH menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berfokus pada lansia dan peningkatan kesadaran mengenai demensia Alzheimer.

Sahabat ALZI Makassar merupakan bagian dari Alzheimer Indonesia (ALZI). Nurhaya menjelaskan bahwa salah satu fokus kegiatan adalah membangun kesadaran mengenai demensia Alzheimer, khususnya terkait perubahan daya ingat pada lansia.

“Memang fokusnya kami itu ke lansia. Nah, jadi membangun awareness tentang demensia Alzheimer bahwa kalau misalnya lansia itu tidak boleh dianggap normal kalau dia mulai pikun. Karena ada pikun yang memang tidak boleh dianggap wajar ketika itu sudah berulang-ulang terjadi,” kata Nurhaya.

Nurhaya menjelaskan bahwa skrining menjadi salah satu bagian dari kegiatan untuk mendukung deteksi dini Alzheimer.

“Tidak bisa diobati, tapi bisa dilambatkan prosesnya. Oleh karena itu kegiatan ini dilakukan seperti ini, salah satunya adalah skrining. Untuk tema tahun ini adalah skrining deteksi dini Alzheimer,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan Sahabat ALZI Makassar dan IPEGERI Sulawesi Selatan bersama sejumlah pihak lainnya.

Kolaborasi tersebut mencakup dukungan dalam pelaksanaan kegiatan dan keterlibatan sumber daya manusia dalam berbagai rangkaian kegiatan.

Nurhaya menyampaikan harapan agar kegiatan yang berkaitan dengan lansia dapat terus dilakukan melalui kerja sama dengan IPEGERI, perguruan tinggi, program studi, dan pihak lain yang memiliki perhatian terhadap lansia.

Selain meningkatkan kesadaran mengenai demensia Alzheimer, ia menyampaikan pentingnya menjaga lansia tetap aktif.

“Kita juga ingin mereka tetap gerak-gerak aktif karena salah satu hal yang bisa melambatkan proses demensia Alzheimer ini adalah bergerak, kemudian happy,” jelasnya.

Nurhaya berharap lansia memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menjaga kesehatan.

“Jadi harapannya semoga ke depan lansia kita bisa punya pengetahuan yang baik, mereka juga punya keterampilan untuk tetap menjaga hidup sehat, serta kita semua bisa tetap menjaga lansia kita, karena kita juga calon lansia, kita bisa membuat lansia kita sehat dan tua dengan bermartabat.”

Eka Keswara juga menyampaikan harapan agar kegiatan untuk lansia dapat terus dilakukan melalui pengabdian kepada masyarakat maupun kegiatan edukasi.

“Tidak hanya dari kegiatan pengabdian masyarakat yang hari ini kita laksanakan, tetapi juga melalui edukasi-edukasi entah itu webinar ataupun seminar. Jadi, kami secara tidak langsung memberikan edukasi kesehatan yang akan berdampak pada lansia itu sendiri dan akan berguna bagi keluarganya,” lanjutnya.

Kegiatan “Fun Moment with Sahabat ALZI – Chapter Makassar” diisi dengan pemeriksaan kesehatan, skrining risiko demensia, edukasi demensia, brain gym, dan art therapy.

Kegiatan tersebut melibatkan IPEGERI Sulawesi Selatan, Sahabat ALZI Makassar, serta pihak lain yang mendukung pelaksanaan kegiatan bagi lansia di Sekolah Lansia Anrong Salama Sikatutui.

(Mustika Syaharuddin / Unhas TV)