Sport

Ismaila Sarr Cetak Gol Tercepat dalam 21 Detik, Crystal Palace Dekati Final Conference League

GOL CEPAT - Striker Crystal Palace Ismaila Sarr mencetak gol hanya setelah 21 detik melawan Shakhtar Donetsk, Leg 1 babak semifinal Conference League, Jumat (1/5/2026). (The Sun/Reuters)

KRAKOW, UNHAS.TV - Crystal Palace membuka jalan menuju final Conference League setelah menang besar atas Shakhtar Donetsk dalam laga semifinal pertama.

Ismaila Sarr menjadi sorotan utama setelah mencetak gol tercepat dalam sejarah kompetisi itu saat pertandingan baru berjalan 21 detik.

Gol kilat Sarr memberi Palace awal sempurna dalam laga yang dimainkan di Krakow, Polandia. Shakhtar harus menggelar laga kandang Eropa di luar Ukraina karena perang, jauh dari Donetsk.

Perjalanan panjang dari Kyiv ke Krakow disebut ikut membuat tim Ukraina itu tampak terlambat panas pada menit-menit awal.

Palace langsung menekan sejak sepak mula. Maxence Lacroix mengirim bola ke depan. Tiga pemain depan Palace, Sarr, Jean-Philippe Mateta, dan Yeremy Pino, kemudian membangun serangan cepat lewat kombinasi satu sentuhan.

Mateta mengontrol bola dengan dada sebelum menyodorkan umpan kepada Sarr. Winger Senegal itu melepaskan tembakan pertama yang masuk ke pojok bawah gawang Dmytro Riznyk.

Gol tersebut membuat sekitar 2.000 pendukung Palace yang datang ke stadion bersorak. Bagi Sarr, itu menjadi gol kedelapannya di Conference League musim ini.

Ia juga menyamai posisi pencetak gol terbanyak sementara turnamen. Secara keseluruhan, gol itu menjadi gol ke-18 Sarr untuk Palace di semua kompetisi.

Catatan 21 detik itu memecahkan rekor sebelumnya milik Ferdy Druijf, yang mencetak gol setelah 32 detik untuk Rapid Vienna saat menghadapi Vitesse pada 2022. Sarr sekaligus menegaskan statusnya sebagai pemain penting Palace dalam perjalanan Eropa musim ini.

Sebelum semifinal, ia mencetak empat dari enam gol Palace dalam tiga laga gugur terakhir saat menyingkirkan Larnaca dan Fiorentina.

Kemenangan ini membuat Palace berada dekat dengan final yang akan dimainkan di Leipzig pada 27 Mei.

Tim asuhan Oliver Glasner juga menjaga peluang untuk menambah daftar klub Inggris yang sukses di Conference League. Sebelumnya, West Ham United dan Chelsea menjadi dua dari empat pemenang kompetisi tersebut.

Bagi Palace, ini adalah semifinal dua leg pertama mereka sejak Piala Liga 2012. Saat itu, klub London Selatan tersebut masih bermain di Championship dan disingkirkan Cardiff City lewat adu penalti.

Lalu 14 tahun kemudian, Palace hanya perlu menghindari kekalahan pada leg kedua di Selhurst Park, Kamis pekan depan, untuk melangkah ke final tanpa harus memikirkan drama penalti.

Mulai Laga dengan Buruk

>> Baca Selanjutnya