MAKASSAR, UNHAS.TV - Seorang pejabat di pemerintahan Donald Trump telah mengusulkan agar posisi Iran di Piala Dunia 2026 digantikan oleh Italia. Usulan itu diajukan karena Iran sangat tidak memungkinkan hadir di perhelatan terbesar sepakbola dunia tersebut yang akan digelar di tiga negara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
"Saya pastikan telah menyarankan kepada Presiden Trump dan Infantino bahwa Italia akan menggantikan Iran di Piala Dunia. Saya orang Italia asli dan memimpikan tim Azzuri hadir di acara yang diselenggarakan di AS. Italia sudah empat kali juara dan memiliki riwayat yang jelas untuk hadir di Piala Dunia," kata Paolo Zampolli, Duta Besar AS untuk Kerjasama Global.
Kabar mengenai usulan Paolo Zampolii itu termuat di media Fiancial Times dan menuai banyak komentar karena Italia tidak lolos ke babak kualifikasi Piala Dunia.
Negeri itu dipastikan gagal ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 1-4 (skor 1-1 dalam waktu normal) melawan Boznia dan Herzegovina di final playoff kualifikasi zona Eropa pada 31 Maret 2026.
Ini menandai rekor buruk bagi Gli Azzurri yang tidak tampil di tiga edisi Piala Dunia berturut-turut: 2018, 2022, dan 2026.
"Kepersertaan di Piala Dunia membutuhkan kemenangan di babak kualifikasi, menang 4 trofi tidak menjadi jaminan kamu dapat tempat. Piala Dunia akan kehilangan marwahnya jika memberikan tempat ke Italia," tulis akun "@itsmanka.
Reaksi beragam juga muncul di berbagai platform media sosial. Mereka menyayangkan jika Infantino menyetujui hal tersebut. Mereka paham bahwa hubungan pribadi yang erat antara Infantino dan Trump, bisa saja meloloskan Italia ke Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Iran menyatakan masih tetap berada dalam posisi siap untuk hadir di Piala Dunia meski negara itu masih terlibat perang melawan Israel dan Amerika Serikat.
"Tim Iran akan datang, tentu saja," kata Presiden FIFA, Infantino, saat berada di Amerika Serikat, awal pekan ini.
"Kami tentu saja berharap kepada mereka dan perdamaian di sana segera terwujud. Seperti saya katakan, Iran harus hadir untuk mewakili bangasa mereka. Mereka telah memenuhi kualifikasi dan pemainnya siap bermain."
Pergantian peserta di Piala Dunia sudah diatur melalui Pasal 6 Piala Dunia FIFA 2026. Menurut pasal 6 ayat 5 itu, "jika peserta anggota asosiasi mengundurkan diri atau tidak bisa ikut atau diabaikan karena persitiwa luar biasa, maka pihak berwenang di FIFA (termasuk Pusat Operasi Turnamen) akan memutuskan mengenai pengecualian dan pengambilan keputusan yang diperlukan."
Pasal 6 ayat 7 menyebutkan, jika satu anggota Piala Dunia mengundurkan diri atau tidak bisa ikut di Piala Dunia, maka FIFA akan memutuskan pergantian anggota dari satu asosiasi ke anggota asosiasi lainnya.(*)




-300x169.webp)



