MAKASSAR, UNHAS.TV - Proses penjaringan bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 berhasil menjaring enam orang.
Setelah melalui tahap pendaftaran dan verifikasi administrasi, para bakal calon dijadwalkan mengikuti tes psikologi dan kesehatan sebelum melangkah ke tahap penilaian senat.
Ketua Panitia Pemilihan Bakal Calon Rektor Unhas, Prof Dr drg Hasanuddin Thahir MS SpPerio(K), menyampaikan bahwa tahapan psikotes dan tes kesehatan menjadi penentu kelanjutan bakal calon dalam proses seleksi.
“Tahapan selanjutnya adalah tes psikotes dan juga tes kesehatan. Mudah-mudahan semua pendaftar sehat. Jadi setelah mengikuti psikotes kemudian pemeriksaan kesehatan juga semua lolos, maka akan diumumkan lagi pada tanggal 1 Oktober apakah mereka lolos ke tahap senat,” jelasnya.
Selain itu, Hasanuddin Tahir menegaskan bahwa seluruh bakal calon memiliki kualitas unggul baik dari sisi akademik maupun pengalaman kerja. Menurutnya, sebagian besar pendaftar merupakan lulusan luar negeri dengan rekam jejak akademik yang kuat.
“Penilaian saya semua bakal calon berkualitas, karena rata-rata lulusan luar negeri. Ada satu yang bukan lulusan luar negeri, tapi gelar magisternya ada enam. Dari segi akademik mantap, pengalaman kerja juga luar biasa,” ujarnya.
Hasil tes kesehatan dan tes psikologi bakal calon rektor Unhas rencananya akan diumumkan pada 1 Oktober 2025 mendatang.
Nama-nama yang dinyatakan lolos akan masuk ke tahap penilaian senat untuk menentukan calon rektor yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya dalam pemilihan Rektor Unhas periode 2026–2030.
Adapun nama bakal calon rektor yang telah masuk panitia pendaftaran adalah; Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, Prof dr Budu PhD SpM(K) MMedEd, dr Marhaen Hardjo MBiomed PhD, Prof Dr Ir Muhammad Iqbal Djawad MApp Sc, Prof Dr Sukardi Weda SS MHum MPd MSi MM MSosI MAP dan Dr Ir Zulfajri Basri Hasanuddin MEng.