Internasional

Keir Starmer Lepas Jabatan Perdana Menteri Inggris

UNHAS.TV - Sir Keir Starmer telah merencanakan untuk mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Inggris setelah terus mendapat tekanan dari partainya sendiri, Partai Buruh. 

Starmer bahkan sudah bertemu dan berbicara langsung dengan Raja Inggris, Charles, mengenai keputusannya untuk mengundurkan diri. Starmer menegaskan, siapapun yang akan jadi penggantinya, harus bisa membawa Inggris lebih berjaya. "Dia akan mendapatkan dukungan saya secara penuh. Setelah mundur, saya akan banyak menghabiskan waktu bersama istri dan anak-anak saya," ujarnya.

Adapun yang menjadi calon kuat adalah Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, yang sebelumnya memenangkan pemilihan sela di internal Partai Buruh. Andy Burnham meraih suara terbanyak di wilayah barat daya Inggris dan memastikan dirinya kembali duduk di kursi perlamen.

Sebagaimana sistem politik di Inggris, partai penguasa pemerintahan, yakni Partai Buruh, punya hak untuk memasukkan nama baru sebagai pengganti perdana menteri yang sedang berkuasa.

Partai yang berkuasa tidak wajib mengadakan pemilihan umum hingga tahun 2029 atau lima tahun setelah pemilihan umum terakhir. Pemerintah dapat memilih untuk mengadakan pemilihan umum lebih cepat jika mereka menginginkannya, meskipun Partai Buruh belum memberikan indikasi bahwa mereka bermaksud untuk melakukan hal itu.

Jika terjadi pemilihan umum maka ini akan menjadi dinamika politik paling menarik dalam sejarah Inggris karena selama tujuh tahun terakhir, Inggris dipimpin oleh enam perdana menteri, termasuk pengganti Keir Starmer. 

Keir Starmer memimpin Inggris selama hampir dua tahun di saat perekonomian Inggris sedang tidak membaik. Starmer pun dihadapkan pada masalah bagaimana menaikkan daya beli masyarakat di situasi tersebut. Ia juga dinilai gagal mewujudkan mimpinya untuk membangun 1,5 juta rumah baru.

Masalah Starmer makin besar karena masa pemerintahannya berhadapan dengan naiknya harga bahan bakar minyak sebagai dampak dari perang Iran melawan Amerika Serikat dan sekutunya, Israel.

Berikut ini daftar Perdana Menteri Inggris dalam kurun waktu 16 tahun terakhir:

  • Keir Starmer (Partai Buruh, 5 Juli 2024 – sekarang)
  • Rishi Sunak (Partai Konservatif, 25 Oktober 2022 – 5 Juli 2024)
  • Liz Truss (Partai Konservatif, 6 September 2022 – 25 Oktober 2022)
  • Boris Johnson (Partai Konservatif, 24 Juli 2019 – 6 September 2022)
  • Theresa May (Partai Konservatif, 13 Juli 2016 – 24 Juli 2019)
  • David Cameron (Partai Konservatif, 11 Mei 2010 – 13 Juli 2016).

(*)