Lingkungan
Makassar

Kepala BKN dan Wali Kota Makassar Naik Vespa, Tanam 18 Tabebuya di CPI

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengendarai Vespa di Makassar, Selasa, 25 Agustus 2026. Mereka menanam 18 tabebuya di CPI untuk menghijaukan ruang terbuka kota. (Dok Humas Pemkot Makassar)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengendarai Vespa sembari menggelar aksi penghijauan di Kota Makassar, Selasa (25/8/2026) sore.

Mereka menanam pohon tabebuya di kawasan Center Point of Indonesia sebelum melanjutkan perjalanan mengelilingi sejumlah ruas kota.

Kegiatan itu turut diikuti Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Bupati Sidenreng Rappang Saharuddin, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Konvoi dimulai dari halaman Balai Kota Makassar. Munafri, yang dikenal sebagai penggemar Vespa, memimpin rombongan bersama Zudan, Fatmawati, dan Saharuddin. Zudan juga tercatat sebagai pembina komunitas Vespa ASN.

Sebelum rombongan diberangkatkan, Munafri menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala BKN ke Makassar. “Terima kasih sudah mampir dan berkunjung ke Balai Kota Makassar,” kata dia.

Munafri mengatakan rombongan akan menuju CPI untuk mengikuti kegiatan penanaman pohon, kemudian melanjutkan perjalanan ke kawasan Hertasning. Ia meminta seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai kampanye berkendara dengan tertib dan aman.

Menurut Munafri, peserta konvoi harus mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga ketertiban, dan menghormati pengendara lain. Ia menilai jajaran pemerintah perlu memberikan contoh yang baik saat menggunakan jalan umum.

“Hari ini kita akan jalan menuju CPI untuk kegiatan penanaman pohon. Saya berharap kita semua sopan di jalan, menghargai pengguna jalan yang lain, dan menaati aturan lalu lintas,” ujarnya.

Setibanya di CPI, rombongan menanam 18 pohon tabebuya di kawasan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Lokasi penanaman berada di ruas jalan menuju Masjid 99 Kubah.

Pemerintah Kota Makassar menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kerja sama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan sekaligus menambah vegetasi di kawasan ruang terbuka kota.

Zudan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan penghijauan tersebut. Seusai menanam pohon, ia mengatakan penambahan tanaman di ruang terbuka akan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

“Ini kegiatan yang positif dan pastinya bermanfaat,” kata Zudan.

Setelah penanaman selesai, rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Konvoi melintasi sejumlah ruas jalan di Makassar, termasuk Jalan A.P. Pettarani, sebelum berakhir di Exposed Cafe. (*)