Internasional

Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Gugusan Bom, Korsel Khawatir

MAKASSAR, UNHAS.TV - Korea Utara menguji sejumlah sistem persenjataan baru termasuk rudal balistik berhulu ledak gugusan bom demi mengimbangi Korea Selatan. Pengujian ini membuat khawatir Korea Selatan karena menegaskan bahwa Korea Utara tidak hanya mengembangkan persenjataan nuklir tetapi juga sistem pertahanan yang lebih canggih.

Pengujian dilakukan dengan meluncurkan rudal balistik dari wilayah pantai timur. Kantor Berita Korea Utara menyebutkan, pengujian dilakukan dalam tiga hari berturut-turut sejak Senin pekan ini. Pengujian meliputi demonstrasi persenjataan pertahanan udara, sistem senjata elektromagnetik, dan bom serat karbon.

Kepala Staf Umum Korea Selatan menyebutkan, rudal yang diuji coba mampu menjangkau jarak hingga 700 kilometer sebelum jatuh ke laut. Satu rudal lainnya diluncurkan dekat Ibukota Pyongyang.

Beberapa rudal balistik yang diuji coba yakni Hwasong-11 yang ujungnya bisa dipasangkan dengan hulu ledak nuklir dan bom bergugus serta rudal balistik Iskander yang dirakit di Rusia. 

Rudal balistik Iskander dapat terbang pada ketinggian rendag dan dapat bermanuver sehingga bisa mengakali sistem pertahanan udara milik lawan. Meskipun Iskander dan Hwasonh-11 merupakan rudal balistik jarak pendek tetapi dampak ledakannya bisa membuat lubang berdiameter hingga 7 hektare sehingga daya ledak rudal-rudal ini sangat ditakuti lawan.

Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Jan Kum, mengatakan, Korea Selatan harus mewaspadai kemampuan Korea Utara dan pejabat pemerintah Korea Selatan sudah seharusnya segera menempuh dialog demi mengurangi ketegangan di kedua bela pihak.

Sejak 2019, Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, telah menunda diplomasi dengan Seoul dan Washington terkait pengembangan senjata nuklir sejak pertemuan dengan Presiden Donald Trump tidak mencapai hasil memuaskan.

Langkah Kim Jong Un yang menjalin hubungan mesra dengan Rusia, China, dan negara lain telah memunculkan ancaman serius di pihak Korea Selatan dan negara-negara sekutu Amerika Serikat.(*)