Pendidikan

Kuliah Umum Unhas Hadirkan Kedubes Belanda, Bahas Peluang Studi dan Kolaborasi Global

KULIAH UMUM - Education & Science Counsellor Embassy Kingdom of The Netherlands, Yvonne Klerks hadir membawakan Public Lecture bertajuk Indonesia–Netherlands Relations on Higher Education and Science yang berlangsung di Ruang Senat Lantai 2 Rektorat Unhas, Jumat (10/4/2026). (Unhas TV/Moh Resha)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Public Lecture bertajuk Indonesia–Netherlands Relations on Higher Education and Science yang berlangsung di Ruang Senat Lantai 2 Rektorat Unhas, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Education & Science Counsellor Embassy Kingdom of The Netherlands, Yvonne Klerks serta Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc.

Dalam pemaparannya, Yvonne Klerks menyampaikan komitmen Embassy of the Kingdom of the Netherlands untuk terus mendorong penguatan kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Belanda, khususnya bersama Unhas.

Ia mengungkapkan bahwa Unhas kini telah bergabung dalam jaringan Indonesia-Netherlands Knowledge House, yang menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi di kedua negara.

“Kami sangat senang dapat mendukung Universitas Hasanuddin dalam memperkuat kolaborasi dengan universitas-universitas di Belanda. Melalui jaringan ini, kami berupaya menjembatani berbagai peluang kerja sama, baik dalam bidang pendidikan maupun riset,” ujar Yvonne.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kedutaan berperan aktif dalam mengidentifikasi potensi dan kebutuhan Unhas, guna memperluas kolaborasi yang tidak hanya terbatas pada jaringan tersebut, tetapi juga mencakup berbagai inisiatif lainnya di bidang akademik dan sains.

Sementara itu, Prof JJ, menyambut baik kunjungan dan kuliah umum tersebut sebagai momentum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral di sektor pendidikan. Ia berharap kerja sama yang terjalin dapat berkembang lebih produktif dan berkelanjutan.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat dan produktif ke depan. Prinsip kami adalah tumbuh bersama dan berkembang bersama melalui kerja sama ini,” ungkapnya.

Selain membahas peluang kolaborasi akademik, kegiatan ini juga memperkenalkan berbagai aspek terkait Belanda, mulai dari budaya, kondisi geografis, hingga sistem pengelolaan transportasi.

Para peserta juga mendapatkan informasi mengenai beragam universitas serta peluang beasiswa yang dapat diakses untuk melanjutkan studi di Belanda.

(Achmad Ghiffary M / Moh Resha Maharam / Unhas TV)