Mahasiswa

Mahasiswa KKN-T Unhas Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Labuaja

KONSUMSI SUSU - Mahasiswa KKN Tematik Unhas menggelar sosialisasi bertajuk “Pentingnya Konsumsi Susu untuk Mencegah Stunting” di Posyandu Lopi-lopi, Dusun Lopi-lopi, Desa Labuaja, Maros, Selasa (20/01/2026). (dok kkn unhas)

MAROS, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar sosialisasi bertajuk “Pentingnya Konsumsi Susu untuk Mencegah Stunting” di Posyandu Lopi-lopi, Dusun Lopi-lopi, Desa Labuaja, Maros, Selasa (20/01/2026).

Kegiatan ini menyasar ibu hamil dan ibu yang memiliki balita guna meningkatkan pemahaman tentang pentingnya asupan nutrisi dalam mencegah stunting.

Pemateri kegiatan, Besse Sri Aisyah, menjelaskan bahwa susu merupakan salah satu sumber nutrisi penting bagi anak.

“Susu mengandung protein, kalsium, dan vitamin D yang berperan besar dalam pertumbuhan tulang dan gigi. Konsumsi susu yang cukup dapat membantu mencegah stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan edukasi mengenai cara memilih susu yang berkualitas dan cara konsumsi yang tepat. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh para ibu balita.

Besse menyampaikan jika Bidan Desa Labuaja yang turut mendampingi kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. 

“Ia mengatakan sosialisasi seperti ini sangat membantu upaya penurunan stunting di tingkat desa. Dengan meningkatnya pengetahuan ibu-ibu tentang pentingnya nutrisi, kami berharap angka stunting tidak mengalami peningkatan,” katanya.

Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN-T Unhas Gelombang 115 juga mendukung inisiatif mahasiswa.

“Program ini merupakan implementasi nyata inovasi daerah. Kami berharap kegiatan seperti ini mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian susu kepada anak-anak peserta sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan asupan gizi.

(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)