MAKASSAR, UNHAS.TV - Sejumlah mahasiswa Universitas Hasanuddin mulai meninggalkan Makassar menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sistem perkuliahan daring yang diterapkan selama sepekan sebelum libur Lebaran dimanfaatkan mahasiswa untuk pulang lebih awal ke kampung halaman. Dengan skema tersebut, mereka tetap dapat mengikuti kuliah sekaligus merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Pantauan di kawasan Danau Universitas Hasanuddin, Kampus Tamalanrea, Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan sejumlah mahasiswa telah bersiap melakukan perjalanan mudik.
Sebagian memilih pulang menggunakan kendaraan pribadi untuk menghindari kepadatan arus mudik yang biasanya meningkat mendekati hari raya.
Universitas Hasanuddin menetapkan perkuliahan daring selama satu pekan sebelum masa libur Idul Fitri. Setelah itu, mahasiswa memperoleh libur Lebaran mulai Rabu hingga Minggu.
Perkuliahan kemudian kembali dilanjutkan secara daring selama satu pekan sebelum aktivitas akademik kembali dilaksanakan secara tatap muka.
Kebijakan tersebut dimanfaatkan sebagian mahasiswa untuk pulang lebih awal ke daerah asal mereka. Salah satunya Aswan, mahasiswa Fakultas Vokasi Program Studi Agribisnis Pangan. Ia berencana mudik ke Kabupaten Bone pada Ahad mendatang.
Aswan memilih menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi utama menuju kampung halamannya. Menurut dia, perjalanan dari Makassar ke Bone biasanya memakan waktu sekitar tiga hingga tiga setengah jam.
“Saya rencana mudik hari Minggu. Naik motor saja supaya lebih cepat dan tidak terlalu padat di jalan. Apalagi kampus sudah menerapkan kuliah online selama sepekan, jadi bisa pulang lebih awal dan merayakan salat Idul Fitri di kampung,” kata Aswan.
Daring Bikin Fleksibel
Ia menilai sistem perkuliahan daring memberi fleksibilitas bagi mahasiswa yang ingin pulang kampung lebih cepat. Namun, ia berharap jadwal kuliah tetap berjalan sesuai rencana agar tidak menumpuk setelah masa libur Lebaran.
“Semoga dosen bisa tepat waktu mengajar secara online. Kadang kalau dipindahkan ke hari lain, jadwalnya jadi padat. Kalau terlalu padat setelah Lebaran, waktu untuk silaturahmi atau berziarah ke rumah teman jadi terbatas,” ujarnya.
\Mahasiswa Fakultas Vokasi lainnya, Muh. Faiz, juga memiliki rencana serupa. Ia akan pulang kampung pada hari yang sama setelah menunaikan salat Subuh. Faiz berencana mudik bersama sepupunya.
Sebelum berangkat, ia mempersiapkan sejumlah kebutuhan untuk merayakan Idul Fitri. Di antaranya membeli pakaian dan perlengkapan yang akan digunakan saat Lebaran.
“Saya rencana mudik hari Minggu setelah salat Subuh bersama sepupu. Sebelum berangkat mau beli dulu baju dan sandal untuk dipakai saat Lebaran,” kata Faiz.
Faiz berharap perkuliahan daring tetap berjalan lancar selama ia berada di kampung halaman. Dengan demikian, ia dapat menyelesaikan tugas kuliah tanpa mengganggu agenda silaturahmi bersama keluarga dan kerabat.
“Semoga kuliah online lancar dan semua tugas bisa diselesaikan. Setelah Lebaran biasanya juga ada kegiatan berkunjung ke rumah teman atau saudara, jadi semoga tetap bisa menyesuaikan dengan jadwal kuliah,” ujarnya.
Bagi sebagian mahasiswa, kuliah daring menjelang libur Lebaran menjadi kesempatan untuk menyeimbangkan kewajiban akademik dengan tradisi mudik. Mereka dapat tetap mengikuti perkuliahan sekaligus menikmati momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
(Venny Septiani Semuel / Achmad Ghiffary M / Unhas TV)
MUDIK - Mahasiswa Fakultas Vokasi Prodi Agribisnis Pangan Aswan (kanan) dan Muh Faiz memanfaatkan kuliah online dengan mudik lebih awal. (unhas tv/venny septiani)
-300x169.webp)







