Makassar
Sosial

Masjid Ikhtiar Perdos Unhas Sembelih 63 Sapi Kurban, 2.433 Kupon Dibagikan kepada Warga

Dr Agus Bintara Birawida SKel MKes – Ketua Panitia Iduladha Masjid Ikhtiar Perdos Unhas Tamalanrea. (Unhas TV/Iffa Aisyah)

MAKASSAR, UNHAS.TV — Masjid Ikhtiar Perdos Unhas Tamalanrea menyembelih 63 ekor sapi kurban pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Selain mengatur proses penyembelihan hingga penimbangan daging, panitia juga menerapkan sistem antrean dan distribusi kupon yang lebih tertata dibanding tahun sebelumnya.

Sejak pagi, pelataran Masjid Ikhtiar Perdos Unhas Tamalanrea mulai dipadati panitia dan warga. Setelah pelaksanaan salat Iduladha, panitia langsung menyiapkan area penyembelihan. Kelompok peserta kurban dipanggil satu per satu sesuai pembagian sapi yang telah ditentukan.

Sejumlah peserta tampak menyaksikan langsung proses penyembelihan. Sebagian di antaranya ikut membantu panitia, sementara peserta lain menyerahkan proses tersebut kepada juru sembelih yang telah disiapkan.

Aktivitas pemotongan berlangsung secara bergiliran agar area penyembelihan tetap terkendali. Ketua Panitia Iduladha Masjid Ikhtiar Perdos Unhas Tamalanrea, Dr. Agus Bintara Birawida, mengatakan total sapi kurban yang dihimpun tahun ini mencapai 63 ekor.

Dari jumlah itu, 59 ekor dipotong langsung di Masjid Ikhtiar Perdos Unhas Tamalanrea. Empat ekor lainnya dipotong di lingkungan Universitas Hasanuddin untuk kebutuhan sejumlah fakultas dan pimpinan kampus.

“Sebenarnya kita adakan 63 sapi, tapi yang dipotong di sini 59, kemudian empat lainnya dipotong di Unhas,” kata Agus di Masjid Ikhtiar Perdos Unhas Tamalanrea, Rabu (27/5/2026).

Agus, yang juga dosen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas, mengatakan sapi kurban tahun ini berasal dari Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Gowa.

Panitia, ujarnya, tidak hanya berfokus pada proses penyembelihan, tetapi juga memperbaiki tata kelola distribusi daging kurban kepada masyarakat.

Menurut Agus, panitia menerbitkan 2.433 kupon untuk distribusi daging sapi. Jumlah itu terdiri atas 2.020 kupon umum, 413 kupon pendamping, serta 472 kupon tulang khusus. “Total kupon sapi yang kita keluarkan sebanyak 2.433 lembar,” ujarnya.

Untuk mencegah penumpukan warga saat penukaran kupon, panitia membentuk seksi khusus pengaturan antrean. Jalur antrean juga dipisahkan antara laki-laki dan perempuan. Skema ini diterapkan agar pembagian daging berlangsung lebih tertib dan nyaman.

“Tahun ini kami bentuk seksi khusus untuk antrean. Jadi masyarakat lebih teratur dan nyaman, tidak lagi berdesak-desakan seperti sebelumnya,” kata Agus.

Pelaksanaan penyembelihan berlangsung hingga sore hari. Sekitar 250 panitia terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari dosen, keluarga dosen, hingga relawan yang membantu proses pemotongan, penimbangan, dan distribusi daging kurban.

(Iffa Aisyah Rahman / Andrea Karina / Unhas TV)