Pendidikan

Mengapa Program Magister di Inggris Biasanya Hanya Berlangsung Satu Tahun Akademik?

Oxford University. Foto: Mona Koshkouei / Graduate Photography Competition

UNHAS.TV - Mereka yang pernah melanjutkan pendidikan magister atau master, pasti amat paham bahwa masa pendidikan mereka bisa ditempuh selama satu tahun.

Ini menjadikan Inggris sebagai negara penyelenggara pendidikan magister paling singkat dibanding negara lainnya seperti di Amerika Serikat, Kanada, Australia, atau negara-negara di Eropa.

Di Inggris, sebagian besar pendidikan master untuk meraih gelar Master of Arts (MA), Master of Science (MSc), atau Master of Business Administration (MBA), dirancang untuk diselesaikan hanya dalam 12 bulan. 

Masa yang yang lebih singkat ini bukanlah jalan pintas atau pengurangan ketelitian akademik; melainkan mencerminkan filosofi pendidikan yang disengaja, berakar pada spesialisasi, intensitas, dan efisiensi.

Salah satu alasan utama model satu tahun adalah struktur pendidikan sarjana di Inggris. Siswa Inggris biasanya mulai spesialisasi pada usia 16 tahun melalui kualifikasi A-level, dengan fokus pada sejumlah mata pelajaran yang sempit. 

Gelar sarjana sendiri biasanya berlangsung tiga tahun (atau empat tahun di Skotlandia) dan sangat terfokus pada satu disiplin ilmu sejak awal, dengan sedikit atau tanpa persyaratan pendidikan umum.

Pada saat siswa mencapai tingkat pascasarjana, mereka diharapkan sudah memiliki dasar yang kuat di bidangnya. Program Master oleh karena itu dapat langsung masuk ke konten lanjutan dan terspesialisasi tanpa mengulangi materi pengantar. 

Program Master di Inggris disusun dengan intensitas tinggi selama satu tahun kalender penuh. Master yang diajarkan biasanya terdiri dari sekitar sembilan bulan mata kuliah (kuliah, seminar, dan penilaian) diikuti oleh proyek disertasi atau penelitian selama tiga bulan, yang biasanya dilakukan pada akhir musim panas. 




>> Baca Selanjutnya