
Ilustrasi Tumor Teratoma. (freepick)
Secara medis, tumor teratoma merupakan hasil dari perkembangan abnormal sel germinal—sel yang berperan dalam pembentukan sperma dan sel telur.
Saat pembelahan sel tidak berjalan sebagaimana mestinya, jaringan tubuh yang seharusnya membentuk bagian tertentu malah berkembang di tempat yang tidak seharusnya.
Akibatnya, terbentuklah massa yang mengandung berbagai jenis jaringan, mulai dari tulang, lemak, rambut, hingga gigi.
Teratoma dapat muncul di berbagai bagian tubuh, tetapi paling sering ditemukan di ovarium, testis, serta area sacrococcygeal (tulang ekor) pada bayi.
Umumnya, tumor ini bersifat jinak, tetapi dalam beberapa kasus tertentu, teratoma dapat berubah menjadi ganas dan menyebar ke jaringan lain.
Oleh karena itu, pemeriksaan dini sangat penting untuk menentukan sifat tumor dan langkah medis yang perlu diambil.
"Jadi kalau kita menyerahkan sama keluarga, makanya orang-orang selalu beranggapan, oh ini adalah kutukan ya, tapi sebenarnya kalau kita melihat secara sisi medis ya, ini merupakan kelainan bawaan seperti itu," jelas dosen Fakultas Kedokteran Unhas ini.
Pentingnya Deteksi Dini dan Penanganan Medis
>> Baca Selanjutnya