Ekonomi
Sulsel

Mudik Idulfitri 2026 Dorong Lonjakan Pemakaian SPKLU PLN UID Sulselrabar Naik Tiga Kali Lipat

MENGISI DAYA - Seorang pengguna Electric Vehicle (EV) saat melakukan pengisian daya di SPKLU PLN UID Sulselrabar dalam momen mudik Idulfitri 1447 H. (dok Humas PLN Sulselrabar)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Minat masyarakat menggunakan kendaraan listrik pada arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026 kian meningkat.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat atau UID Sulselrabar mencatat lonjakan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan mudik Idulfitri.

Pada periode 11-31 Maret 2026, frekuensi pengisian daya di SPKLU PLN UID Sulselrabar mencapai 2.701 transaksi. Angka itu naik tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.826 transaksi. Kenaikannya disebut mencapai lebih dari tiga kali lipat dibandingkan capaian pada 2025.

Tak hanya jumlah transaksi, konsumsi listrik di SPKLU juga meningkat. PLN mencatat pemakaian listrik selama periode tersebut mencapai 71.794,15 kilowatt hour (kWh), naik dari 48.580,58 kWh pada 2025.

Peningkatan ini mencerminkan bertambahnya mobilitas pengguna kendaraan listrik, terutama saat musim mudik dan arus balik Lebaran.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan perseroan terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik.

Menurut dia, pertumbuhan penggunaan SPKLU menjadi sinyal bahwa kendaraan listrik mulai semakin diterima sebagai moda transportasi harian maupun perjalanan jarak jauh.

“Terima kasih kepada pengguna kendaraan listrik yang telah mempercayakan layanan isi daya kendaraan listrik di SPKLU PLN," kata Edyansyah dalam keterangan tertulis, Rabu (2/4/2026).

"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik guna memudahkan pengguna mobil listrik dalam melakukan isi daya,” jelasnya.



MOBIL LISTRIK - Direktur Manajemen Risiko PT PLN (Persero), Adi Lumakso bersama jajaran manajemen PLN UID Sulselrabar tengah menyapa pengguna mobil listrik di SPKLU Mattoanging dalam rangka meninjau kesiapan SPKLU di kantor PLN ULP Mattoanging pada Rabu (24/12/2025). (Dok Humas PLN Sulselrabar)


Untuk menopang kebutuhan itu, PLN UID Sulselrabar telah menambah fasilitas pengisian daya. Saat ini terdapat 74 unit SPKLU yang beroperasi di 54 lokasi yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.

Penambahan infrastruktur tersebut dibarengi dengan modernisasi teknologi pengisian daya. PLN meningkatkan sejumlah SPKLU yang memiliki tingkat penggunaan tinggi dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging.

Langkah ini ditempuh agar waktu pengisian kendaraan menjadi lebih singkat dan efisien, terutama saat trafik perjalanan meningkat pada masa libur panjang.

Penguatan layanan itu juga ditopang pengembangan ekosistem digital melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mengakses layanan SPKLU secara terintegrasi.

PLN juga menyediakan fitur Trip Planner yang membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan informasi lokasi SPKLU beserta ketersediaan konektor.

Pengguna kendaraan listrik turut merasakan manfaat fasilitas itu. Saat mengisi daya di SPKLU PLN UP3 Bulukumba, seorang pengguna, Fahrul, mengapresiasi fasilitas fast charging yang dinilainya mempercepat pengisian dan memberi kenyamanan selama perjalanan mudik. (*)