LONDON, UNHAS.TV - Masa depan Cole Palmer di Chelsea menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa gelandang tim nasional Inggris itu tengah merasa tidak sepenuhnya tenang di Stamford Bridge.
Pemain berusia 23 tahun tersebut dikabarkan rindu lingkungan lamanya dan berpotensi tergoda untuk kembali ke Manchester City atau hijrah ke Manchester United, klub yang pernah ia dukung sejak kecil.
Isu itu menguat setelah Palmer tampil dingin dalam laga Chelsea melawan Brentford yang berakhir dengan skor 2-0, pada 17 Januari pekan lalu.
Ia menolak merayakan gol penalti di menit akhir dan langsung masuk ke lorong pemain begitu pertandingan berakhir. Gestur tersebut memicu spekulasi soal ketidaknyamanan Palmer di klub London Barat itu.
Namun pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan Palmer tetap bahagia dan menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang klub.
“Saya sudah beberapa kali berbicara dengan Cole dan dia terlihat sangat, sangat senang berada di sini,” ujar Rosenior.
Menurut Rosenior, ekspresi frustrasi Palmer lebih disebabkan oleh masalah cedera yang belum sepenuhnya pulih.
“Dia pemain luar biasa. Setiap pemain pasti melewati masa sulit, terutama soal kebugaran. Frustrasi di laga Brentford bukan karena dia tidak bahagia, tapi karena dia kesakitan dan tidak bisa tampil di level yang dia inginkan,” kata Rosenior.

Statistik penampilan Gelandang serang Cole Palmer bersama Chelsea musim ini. (the sun)
Palmer bahkan absen dari skuad Chelsea pada laga Liga Champions tengah pekan melawan Pafos akibat cedera paha ringan. Meski demikian, Rosenior menilai peran Palmer sangat krusial bagi ambisi Chelsea musim ini.
“Cole yang benar-benar fit dan bermain maksimal, saya tidak akan menukarnya dengan pemain mana pun di dunia untuk posisinya,” ujarnya.
Rosenior menyebut staf pelatih dan tim medis kini fokus menjaga kondisi Palmer agar tidak memaksakan diri.
“Kami ingin dia frustrasi karena ingin tampil baik, tapi tidak sampai memaksakan diri bermain dalam kondisi sakit, apalagi di bulan Januari,” kata dia.
Di tengah situasi klub, Palmer juga dibayangi kepentingan yang lebih besar: Piala Dunia musim panas mendatang.
Cedera membuatnya belum mencatatkan penampilan bersama timnas Inggris di era pelatih Thomas Tuchel. Laga persahabatan Maret nanti menjadi kesempatan terakhir sebelum Tuchel menyusun daftar awal pemain.
“Kalau Cole tampil di level terbaiknya, dia pasti masuk. Sederhana,” ujar Rosenior. “Tugas kami sekarang adalah memastikan dia bisa menikmati permainannya di lapangan.”
Sementara itu, Chelsea juga harus menerima sanksi denda dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA) sebesar 150 ribu pound sterling, atau sekitar Rp3 miliar, akibat insiden pelemparan botol dari area bangku cadangan saat melawan Aston Villa pada 27 Desember lalu.
Botol tersebut melayang dekat kepala pemain Villa setelah dua gol Ollie Watkins memastikan kemenangan comeback tuan rumah.
Baik Chelsea maupun FA mengaku tidak berhasil mengidentifikasi pelaku pelemparan. Meski begitu, sanksi tetap dijatuhkan sebagai bentuk tanggung jawab klub atas perilaku di area teknis. (*)
Gelandang serang Cole Palmer bersama Chelsea. Cole dikabarkan kurang bahagia bersama The Blues. (the sun)








