MAKASSAR, UNHAS.TV - Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS Unhas) resmi membuka Poliklinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, Rabu (9/9/2026).
Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan sekaligus mendukung pendidikan dokter spesialis dan subspesialis di bidang dermatologi, venereologi, dan estetika.
Peresmian poliklinik ditandai dengan pemotongan pita dan dilanjutkan dengan ramah tamah. Fasilitas baru tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) dan RS Unhas dalam mendukung pengembangan pelayanan serta pendidikan kedokteran.
Ketua Senat FK Unhas sekaligus pionir Cosmetic and Aesthetic Center RS Unhas, Prof Dr dr Anis Irawan Anwar SpDVE SubspOBK FINSDV FAADV, mengatakan pembangunan poliklinik baru diperlukan untuk menciptakan fasilitas pendidikan dan pelayanan yang lebih memadai.
“Alhamdulillah, pada hari ini tiba saatnya kita meresmikan klinik baru dari bagian Dermatovenereologi dan Estetika Rumah Sakit Unhas. Ini tidak terlepas dari bantuan Fakultas Kedokteran untuk membiayai poliklinik yang baru ini,” ujar Anis.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan sekaligus menghadapi reakreditasi Departemen Kulit dan Kelamin sebagai salah satu pusat pendidikan dokter spesialis, baik program spesialis maupun subspesialis di Indonesia.
“Poliklinik yang baru ini kita berusaha untuk dapatkan adalah untuk mempersiapkan proses pendidikan yang lebih bagus, pelayanan yang lebih bagus, khususnya untuk mengantisipasi reakreditasi daripada Departemen Kulit dan Kelamin sebagai salah satu pusat pendidikan dokter spesialis, baik SP1 maupun SP2 di Indonesia,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Utama RS Unhas, Prof dr Andi Muhammad Ichsan PhD SpM(K) menyampaikan bahwa pembangunan dan renovasi fasilitas Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Center merupakan bentuk kolaborasi antara FK Unhas dan RS Unhas.
Ia menegaskan, pendidikan dan pelayanan merupakan dua fungsi yang saling berkaitan dalam penyelenggaraan rumah sakit pendidikan.
“Ini adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan antara proses pendidikan dengan proses pelayanan. Proses pendidikan itu korbannya adalah Fakultas Kedokteran, kemudian pelayanan ini di Rumah Sakit Unhas," ujarnya.
"Tapi itu adalah sebagaimana seperti mata uang yang dua sisi yang tidak terpisahkan. Jadi proses pendidikan berjalan, proses pelayanan berjalan,” tambahnya.
Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung proses pendidikan mulai dari program pendidikan dokter, dokter spesialis, hingga subspesialis.
Kolaborasi pembiayaan antara fakultas dan rumah sakit juga menjadi bagian dari upaya menyediakan lingkungan pendidikan dan pelayanan yang lebih baik.
Selain mendukung pendidikan kedokteran, Poliklinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika RS Unhas juga terbuka bagi masyarakat. Pelayanan dapat diakses oleh pasien peserta BPJS maupun pasien umum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Untuk layanan estetika dan kosmetik yang belum termasuk dalam cakupan pembiayaan BPJS, masyarakat dapat mengakses layanan privat yang tersedia di poliklinik tersebut.
Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni FK Unhas, dr Rusdina Bte Ladju PhD menyambut baik pembukaan fasilitas baru tersebut. Ia berharap poliklinik dapat menjadi wahana pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Semoga dengan adanya pembukaan poliklinik ini akan menjadi wahana pendidikan, penelitian, dan juga pengabdian masyarakat kepada mahasiswa, apakah itu koas ataupun residen," ujarnya.
"Ini juga diharapkan sangat berdampak kepada masyarakat karena ini adalah salah satu center of excellence dari Fakultas Kedokteran dan juga Rumah Sakit Unhas di bawah naungan Universitas Hasanuddin,” ungkap Rusdina.
Dengan hadirnya fasilitas baru ini, RS Unhas diharapkan semakin memperkuat kualitas pelayanan di bidang dermatologi, venereologi, dan estetika.
Poliklinik tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengembangan center of excellence FK Unhas dan RS Unhas dalam mendukung pelayanan kesehatan serta pendidikan kedokteran yang berkelanjutan.
(Andrea Ririn Karina / Zulkarnanen Jumar Taufik / Unhas TV)
POLI DERMATOLOGI - Rumah Sakit Unhas resmi membuka Poliklinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, Rabu (9/9/2026). Selain untuk peningkatan layanan, poli ini untuk mengembangkan program pendidikan dokter spesialis. (Unhas TV / Andrea Ririn Karina)


-300x165.webp)





