Pendidikan

Perkuat SDM Akademik Unhas, Rektor Serahkan SK Profesor dan Penerimaan Dosen S3

SK PROFESOR - Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menyerahkan SK jabatan profesor dan menerima dosen lulusan S3 dalam prosesi di Lantai 1 Gedung Rektorat Kampus Tamalanrea, Makassar, Senin (16/3/2026). (Unhas TV / Venny Septiani)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) menyerahkan surat keputusan jabatan profesor kepada sejumlah akademisi dan menerima dosen lulusan program doktor dalam prosesi di Lantai 1 Gedung Rektorat Kampus Tamalanrea, Makassar, Senin (16/3/2026).

Agenda tersebut digelar bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat baru --termasuk tiga dekan-- di lingkungan kampus Unhas.

Langkah tersebut menandai upaya Unhas memperkuat sumber daya manusia akademik di tengah tuntutan peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Penambahan jumlah profesor dan dosen bergelar doktor dinilai penting untuk menopang tiga mandat utama perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc mengatakan penguatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu kunci untuk mendorong kemajuan universitas.

Menurut dia, prosesi pelantikan dan penyerahan surat keputusan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bagian dari konsolidasi kerja akademik yang lebih luas.

“Nuansa yang paling penting di dalam prosesi pelantikan ini adalah komitmen kita untuk bekerja sama, untuk saling membantu, untuk saling mengingatkan, dan juga berbagi strategi-strategi bagaimana peningkatan prestasi terus menjadi target-target kita," ujar Prof JJ --sapaan rektor Unhas.

"Continuous improvement harus dijaga dan tentu ini memerlukan tata kelola yang baik dengan akuntabilitas yang tinggi,” tegas Prof Jamaluddin.

Pernyataan itu menegaskan arah kebijakan Unhas yang tidak hanya berfokus pada penambahan jabatan akademik, tetapi juga pada penguatan budaya kerja kolektif.

Bagi kampus, kehadiran profesor baru dan dosen lulusan S3 diharapkan memperbesar kapasitas kelembagaan dalam menghasilkan pengetahuan, memperluas jejaring riset, serta meningkatkan mutu pembelajaran di ruang kelas.

Di tengah kompetisi antarperguruan tinggi yang makin ketat, kualitas dosen menjadi salah satu ukuran penting reputasi institusi.

Universitas dengan jumlah profesor dan doktor yang terus bertambah umumnya memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan publikasi ilmiah, inovasi, dan kontribusi kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

Unhas tampaknya membaca kebutuhan itu. Penambahan tenaga akademik dengan kualifikasi tertinggi diposisikan sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing kampus, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan basis sumber daya manusia yang lebih kokoh, universitas diharapkan semakin siap menjawab tantangan zaman, mulai dari pengembangan sains hingga kebutuhan pembangunan bangsa.

Prosesi di Gedung Rektorat Tamalanrea itu, karena itu, tidak berhenti pada pergantian jabatan atau penyerahan dokumen.

Di balik acara formal tersebut, universitas sedang menegaskan satu hal: kualitas perguruan tinggi pada akhirnya bertumpu pada mutu manusianya. Dan untuk itu, penguatan dosen tetap menjadi agenda utama.

(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)