Karir
Polhum

Rahman Pina Tekankan Visi Calon Dekan FISIP Tingkatkan Kreativitas dan Pendanaan Mandiri

Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Selatan, Rahman Pina SIP MSi saat menjadi panelis di pemaparan kertas kerja Calon Dekan FISIP Unhas di Gedung Ipteks Unhas, Kamis (16/4/2026). (Dok Unhas TV)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Wakil Ketua I DPRD Sulawesi Selatan, Rahman Pina SIP MSi hadir sebagai panelis dalam dialog publik penyerapan aspirasi dan pemaparan visi misi calon dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin periode 2026–2030.

Kegiatan yang digelar di Gedung IPTEKS Kampus Unhas Tamalanrea, Kamis (16/4/2026), menjadi salah satu upaya menghadirkan perspektif eksternal dalam proses pemilihan pimpinan fakultas.

Dialog publik ini diikuti ratusan civitas akademika, mulai dari dosen, guru besar, mahasiswa, hingga alumni. Selain Rahman Pina, panelis yang hadir juga terdiri dari mantan dekan dan akademisi, menghadirkan beragam sudut pandang mengenai arah pengembangan FISIP ke depan.

Dalam sesi diskusi, Rahman Pina menekankan pentingnya calon dekan menyampaikan visi misi yang konkret dan relevan dengan tantangan akademik saat ini. Ia menyoroti dua hal utama: peningkatan kreativitas mahasiswa dan penguatan kemandirian pendanaan fakultas.

“Yang paling penting sebenarnya bagaimana para calon dekan bisa menyampaikan visi misinya, khususnya dalam mendorong meningkatkan kreativitas mahasiswa di FISIP Unhas," ujarnya.

"Kedua adalah bagaimana dengan semakin minimnya dana dari pusat ke perguruan tinggi, bagaimana kreativitas yang dibangun oleh fakultas bisa menyiapkan atau membangun sinergi dengan pihak lain," lanjut Rahman Pina.

Alumnus Ilmu Pemerintahan Unhas ini kemudian menekankan sinergi yang melahirkan pihak lain untuk membantu pembiayaan terkait dengan kebutuhan akademik yang ada di fakultas ilmu sosial dan politik.

Ia menambahkan, dialog publik ini penting agar calon dekan dapat menyampaikan gagasan mereka secara terbuka kepada seluruh civitas akademika, termasuk dosen, guru besar, dan mahasiswa.

“Saya kira ini penting, ini sangat penting untuk bagaimana para calon dekan sebelum menjadi pimpinan fakultas, mereka bisa menyampaikan gagasannya kepada civitas akademika, kepada dosen, kepada guru besar, kepada mahasiswa, kepada semua civitas akademika yang ada di fakultas,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi empat calon dekan untuk memaparkan visi, misi, dan program strategis mereka di hadapan panelis dan audiens.

Pemaparan meliputi rencana pengembangan akademik, peningkatan kualitas penelitian, inovasi program pendidikan, hingga strategi kolaborasi dengan pihak eksternal untuk mendukung pendanaan fakultas.

Ketua Panitia Pemilihan Dekan FISIP Unhas, Dr Muh Iqbal Latief MSi menyebut bahwa dialog publik ini merupakan bagian dari proses penjaringan aspirasi yang akan menjadi referensi dalam penyusunan program kerja dekan terpilih.

Menurut Iqbal, keterlibatan panelis dari legislatif dan akademisi eksternal dapat memberikan perspektif lebih luas dalam menilai kemampuan calon dekan untuk mengelola fakultas secara strategis.

Tahap selanjutnya, senat fakultas akan melakukan penjaringan pada 20 April 2026 untuk menentukan tiga besar calon dekan yang akan diusulkan kepada rektor Unhas.

Proses ini diharapkan menghasilkan pimpinan fakultas yang mampu menjawab tantangan akademik, meningkatkan kreativitas mahasiswa, dan memperkuat kemandirian finansial fakultas.

Dengan mekanisme yang transparan dan partisipatif, Unhas berupaya memastikan calon dekan yang terpilih memiliki kapasitas akademik, kepemimpinan, dan visi yang selaras dengan kebutuhan civitas akademika.

Dialog publik ini menegaskan komitmen fakultas untuk melibatkan semua pemangku kepentingan dalam menentukan arah pembangunan FISIP ke depan.

(Venny Septiani Semuel / Zulkarnaen Jumar Taufik / Unhas TV)