PANGKEP, UNHAS.TV - Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya berperan dalam pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah.
Kampus yang berbasis keilmuan pertanian, perikanan, kelautan, agribisnis, dan teknologi terapan itu mendorong penguatan sektor perikanan sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat keterlibatan Polipangkep dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Inventarisasi Permasalahan dan Urgensi Pengawasan atas Ketahanan Pangan Sektor Perikanan: Produktivitas Perikanan Budidaya dan Ketepatan Penyaluran Bantuan Sarana Produksi Perikanan”.
Kegiatan yang merupakan bagian dari kajian Pusat Kajian Daerah dan Anggaran (Puskadaran) Sekretariat Jenderal DPD RI itu dijadwalkan berlangsung di Kantor Bupati Pangkep, pada Rabu, 9 September 2026.
Forum tersebut akan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pemerintah bidang perikanan, akademisi, penyuluh, kelompok pembudi daya ikan, koperasi, pelaku usaha, hingga masyarakat sektor perikanan.
Direktur Polipangkep, Prof Dr H Mauli Kasmi SPi MSi CRA CRP mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan sekadar menjalankan proses pendidikan di ruang kelas.
Menurut dia, kampus harus hadir di tengah masyarakat dengan membawa pengetahuan, inovasi, serta solusi yang dapat diterapkan.
“Polipangkep adalah milik negara dan keberadaannya harus memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. Energi institusi harus kita arahkan pada pendidikan, inovasi, riset terapan, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan produktivitas sektor perikanan dan pertanian, serta pembangunan daerah,” ujar Prof. Mauli.
Ia menilai karakteristik Kabupaten Pangkep yang memiliki wilayah daratan, pesisir, hingga kepulauan menjadikan daerah tersebut sebagai kawasan strategis pengembangan inovasi agro-maritim.
Kondisi geografis itu, menurutnya, dapat menjadi laboratorium alam bagi pengembangan teknologi dan model pembangunan perikanan berkelanjutan.
Ketahanan Pangan Perikanan Menjadi Agenda Strategis
>> Baca Selanjutnya
Direktur Polipangkep Prof Dr Mauli Kasmi SPi MSi audiensi dengan Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung di Jakarta, Agustus 2026. (Dok polipangkep)
-300x200.webp)





-300x169.webp)

