Pendidikan

RUPS dan Buka Puasa Bersama Unhas TV, Tak Hanya Stasiun Digital Kini Perluas ke Televisi Terestrial

Komisaris Utama Unhas TV Prof Dr Eng Adi Maulana ST MPhil. (Unhas TV/Venny Septiani)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Televisi berbasis pengetahuan Unhas TV menggelar rapat umum pemegang saham atau RUPS di Lantai 2 Gedung Science Techno Park, Kampus Unhas Tamalanrea, Sabtu (14/3/2026).

Agenda tahunan itu dirangkaikan dengan buka puasa bersama seluruh karyawan dan kru Unhas TV. Selain menjadi forum evaluasi perusahaan, kegiatan tersebut juga dijadikan momentum mempererat hubungan kerja di internal lembaga penyiaran milik kampus itu.

RUPS dihadiri Komisaris Utama Prof Dr Eng Adi Maulana ST MPhil yang juga Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Universitas Hasanuddin, bersama jajaran komisaris Dr Eka Sastra SE MM dan jajaran direksi.

Sedangkan acara buka puasa dihadiri jajaran manajemen, karyawan dan kru Unhas TV. Dalam forum RUPS itu, manajemen membahas evaluasi program kerja, kondisi keuangan perusahaan, efisiensi pengelolaan, hingga arah pengembangan bisnis dan konten untuk tahun mendatang.

Salah satu poin utama yang mengemuka dalam rapat itu adalah rencana transformasi Unhas TV dari yang fokus televisi berbasis digital dan online, ke depan menjadi televisi terestrial.

Perubahan itu dinilai sebagai langkah strategis yang membuka peluang lebih besar bagi pengembangan usaha sekaligus memperluas jangkauan siaran kepada publik.

Namun di saat yang sama, langkah itu juga membawa tantangan baru, terutama dari sisi pengelolaan, pendanaan, dan kesiapan sumber daya internal.

Prof. Adi Maulana mengatakan tahun 2025 menjadi fase penting bagi Unhas TV. Menurut dia, periode itu dipandang sebagai tahun transformasi, ketika berbagai strategi baru mulai disiapkan untuk memperkuat posisi perusahaan.

RUPS, kata dia, menjadi forum untuk meninjau apa saja yang telah berjalan, memperbaiki kelemahan, dan menyusun program baru yang dapat meningkatkan pendapatan serta menyehatkan kondisi keuangan perusahaan.

Ia menyebut pembahasan tidak hanya berhenti pada evaluasi isi siaran dan capaian bisnis, tetapi juga menyentuh aspek efisiensi dan strategi pengelolaan yang lebih terpadu.

Dalam rapat itu, turut dibahas penyatuan Unhas Press dengan Unhas TV, berikut arah pengelolaannya ke depan. Menurut dia, kesehatan keuangan perusahaan akan berpengaruh langsung pada kontribusi Unhas TV kepada universitas serta tingkat kesejahteraan para pegawai.

“Kalau kondisi keuangannya sehat, tentu nanti tingkat kesejahteraan bagi para pegawainya juga akan meningkat,” kata Adi Maulana dalam forum tersebut.

Manajer News Unhas TV, Arif Fuddin Usman, mengatakan selama tiga tahun beroperasi Unhas TV menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Capaian itu, menurut dia, terlihat dari sisi konten yang dihasilkan. Termasuk aktivitas di media sosial.

Ia menilai Unhas TV telah cukup aktif menyampaikan informasi, ilmu pengetahuan, dan aktivitas akademik Universitas Hasanuddin kepada publik, dengan respons masyarakat yang disebut cukup positif.

Menurut Arif, fase berikutnya adalah memperkuat pengembangan bisnis dan memperluas kerja sama di luar Kota Makassar. Daerah-daerah di Sulawesi Selatan seperti Gowa, Takalar, Maros, dan Pangkep mulai dipetakan sebagai wilayah yang potensial untuk digarap.

Langkah itu bukan hanya untuk memperluas jaringan distribusi informasi, tetapi juga untuk membuka peluang kolaborasi kelembagaan yang lebih luas.

Ia mengatakan pengembangan ke daerah menjadi salah satu fokus berikutnya karena selama ini Unhas TV tidak hanya diposisikan sebagai saluran informasi kampus, tetapi juga sebagai medium yang dapat menjembatani pengetahuan dari perguruan tinggi ke masyarakat.

Dengan perluasan itu, Unhas TV diharapkan bisa memperkuat perannya sebagai kanal edukasi, desiminasi penelitian dosen dan hiburan yang menjangkau lebih banyak pemirsa di Sulawesi Selatan hingga tingkat nasional.

Setelah RUPS selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Seluruh kru, karyawan, dan manajemen Unhas TV mengikuti agenda tersebut dalam suasana yang lebih cair.

Buka puasa itu diposisikan bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadhan, melainkan bagian dari upaya membangun kebersamaan di tengah tuntutan pengembangan perusahaan.

Manajer Keuangan Unhas TV, Andi Rusbiandi, mengatakan momentum buka puasa bersama diharapkan dapat memperkuat hubungan antarpegawai dan membangun semangat kerja tim.

Menurut dia, kekompakan internal menjadi faktor penting dalam menghadapi agenda transformasi dan target-target baru perusahaan.

Rangkaian kegiatan itu menunjukkan bahwa Unhas TV sedang berada dalam fase konsolidasi sekaligus ekspansi. Di satu sisi, perusahaan berupaya membenahi tata kelola, efisiensi, dan kesehatan finansial.

Di sisi lain, Unhas TV juga menyiapkan transformasi kelembagaan dan perluasan jangkauan sebagai media yang membawa informasi, pengetahuan, dan hiburan kepada masyarakat.

Bagi manajemen, agenda itu akan menjadi penentu apakah Unhas TV dapat melangkah dari media kampus berbasis digital menjadi entitas penyiaran yang lebih mapan dan berdaya saing.

(Venny Septiani Semuel / Achmad Ghiffary M / Unhas TV)