LA PLATA, UNHAS.TV - Seorang pria yang pernah mengklaim dirinya sebagai anak rahasia legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, ditangkap polisi dalam operasi pemberantasan narkotika di Argentina.
Aparat juga mengamankan ayah biologisnya serta seorang perempuan yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan narkoba tersebut.
Penangkapan itu terjadi di Kota La Plata, sekitar 60 kilometer di tenggara Buenos Aires. Polisi menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi pusat operasi jaringan narkotika yang beroperasi di kawasan tersebut.
Pria yang ditangkap bernama Santiago Lara. Ia diamankan bersama dua tersangka lain, termasuk ayah biologisnya, Marcelo Lara. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa kokain, resin ganja, ekstasi, dan sabu kristal.
Selain itu, aparat juga menemukan timbangan digital, tujuh telepon seluler, serta sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan aktivitas perdagangan narkotika.
Menurut penyelidik, Marcelo Lara diduga berperan sebagai pemimpin jaringan tersebut. Ia disebut mengendalikan operasi distribusi narkoba di wilayah La Plata dan kota terdekat, City Bell. Polisi menduga Santiago Lara membantu ayahnya dalam menjalankan aktivitas jaringan tersebut.
Seorang perempuan bernama Maria Jose Boren juga turut ditangkap dalam operasi itu. Media lokal melaporkan perempuan tersebut bekerja di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Aparat kini menyelidiki kemungkinan bahwa jaringan tersebut juga menyalurkan narkotika ke dalam sistem penjara.
Nama Santiago Lara sebelumnya sempat menjadi sorotan publik di Argentina hampir satu dekade lalu. Pada 2016, saat berusia 15 tahun, ia muncul di media dengan klaim mengejutkan: dirinya adalah anak biologis dari Diego Maradona.
Kala itu, Lara mengatakan ibunya—seorang mantan model—memiliki hubungan romantis yang berlangsung sekitar tujuh tahun dengan sang legenda sepak bola Argentina. Ibunya meninggal dunia pada 2006 akibat kanker paru-paru pada usia 23 tahun.
Klaim tersebut memicu spekulasi luas di Argentina, negara yang mengidolakan Maradona sebagai salah satu pemain sepak bola terbesar sepanjang masa.
Lara bahkan sempat menceritakan bagaimana ia pertama kali mengetahui rumor tersebut ketika melihat sampul majalah yang menampilkan wajah Maradona dengan foto dirinya yang dipixel.
Ia mengaku terkejut dan segera menanyakan hal itu kepada ayahnya, Marcelo Lara. Sang ayah kemudian mengungkapkan bahwa ia pernah merasa Santiago mungkin bukan anak biologisnya dan menyebut pernah ada rencana melakukan tes DNA, meskipun tidak pernah benar-benar terlaksana pada saat itu.
Spekulasi mengenai status Lara kembali mencuat setelah kematian Maradona pada 25 November 2020. Legenda yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 itu meninggal akibat gagal jantung di sebuah rumah di kawasan Tigre.
Tes DNA Bukan Anak Maradona
Tak lama setelah kematian sang legenda, Santiago Lara meminta agar jasad Maradona diekshumasi untuk melakukan tes DNA guna memastikan hubungan biologis mereka. Permintaan itu sempat memicu perdebatan publik yang luas di Argentina.
Namun hasil tes DNA yang keluar delapan bulan kemudian menyatakan bahwa tidak ada hubungan biologis antara Lara dan Maradona. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai klaim yang pernah ia sampaikan.
Kini, hampir satu dekade setelah kontroversi tersebut, nama Lara kembali muncul di pemberitaan—kali ini bukan karena klaim hubungan keluarga dengan ikon sepak bola dunia, melainkan karena kasus kriminal.
Sementara itu, perhatian publik Argentina terhadap nama Maradona juga kembali meningkat menjelang persidangan baru terkait kematiannya. Pengadilan dijadwalkan dimulai pada 17 Maret mendatang setelah sidang sebelumnya batal digelar.
Delapan orang, termasuk dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque, didakwa dengan tuduhan pembunuhan dengan kemungkinan unsur kesengajaan. Para terdakwa dituduh lalai dalam memberikan perawatan medis kepada sang legenda sebelum kematiannya.
Maradona sebelumnya sempat menjalani operasi akibat pembekuan darah di otak sebelum dipindahkan ke rumah di Tigre untuk menjalani masa pemulihan.
Kasus kematian Maradona hingga kini masih menjadi perhatian luas di Argentina. Bagi banyak penggemarnya, sosok legenda sepak bola itu tetap menjadi simbol kebanggaan nasional, meskipun kehidupan pribadinya kerap diwarnai kontroversi. (*)
Santiago Lara, yang pernah mengklaim anak Diego Maradona ditangkap karena narkoba di La Plata, Argentina. (the sun)




-300x226.webp)



