MAKASSAR, UNHAS.TV- Pertemuan besar bertajuk The 3rd International Conference on Nutrition and Public Health (ICNPH 3) di Unhas Hotel and Convention resmi menjadi pusat perhatian dunia dalam merancang masa depan kesehatan masyarakat yang lebih cerah pada 8 April 2026.
Suasana penuh semangat menyelimuti para ahli saat mereka berdiskusi mengenai keajaiban bakteri baik di usus dan bagaimana pola makan bisa memengaruhi kesehatan genetik kita untuk mencegah penyakit berbahaya.
Andrew Holmes menjelaskan dengan sangat meyakinkan bahwa menjaga keseimbangan ekosistem dalam perut adalah kunci utama agar metabolisme tubuh kita tetap terjaga dengan sempurna.
Inovasi luar biasa juga datang dari Zalilah Mohd Shariff yang memperkenalkan cara-cara baru berbasis teknologi modern agar masyarakat lebih mudah mendapatkan akses gizi yang baik.
Sementara itu, Agussalim Bukhari membedah rahasia ilmiah tentang bagaimana makanan yang kita konsumsi sehari-hari mampu mengubah cara kerja gen dalam tubuh, terutama dalam mengendalikan masalah berat badan.
Diskusi pun semakin menarik ketika para pakar mulai menghubungkan tantangan perubahan iklim dengan ketersediaan makanan bergizi di meja makan kita semua.
.webp)
Sinergi lintas negara dalam gelaran The 3rd International Conference on Nutrition and Public Health (ICNPH 3) di Makassar, di mana para pakar dunia berkumpul untuk merumuskan solusi atas tantangan gizi global, 8 April 2026. (Dok.Pribadi).
Sudirman Nasir mengingatkan dengan tegas bahwa kondisi alam yang berubah saat ini menjadi tantangan nyata yang bisa menurunkan kualitas gizi yang dikonsumsi oleh keluarga.
Pesan menyentuh disampaikan oleh Mark Hanson yang menekankan bahwa memberikan nutrisi terbaik sejak anak masih dalam kandungan adalah investasi terbaik untuk kesehatan mereka hingga lanjut usia.
Sebagai solusi praktis, Drajat Martianto menawarkan strategi penguatan nutrisi pada bahan pangan pokok agar seluruh rakyat bisa terhindar dari kekurangan vitamin dan mineral.
Ketua Panitia ICNPH 3 menyatakan bahwa forum ini adalah langkah nyata dalam menyatukan ide-ide cerdas menjadi tindakan yang bermanfaat bagi banyak orang di seluruh dunia.
Konferensi ini menjadi jembatan penting untuk menyatukan ilmu pengetahuan dan kebijakan pemerintah demi melawan tiga masalah gizi sekaligus: kurang gizi, kelebihan gizi, dan lapar tersembunyi.
Harapan besar kini muncul agar hasil dari pertemuan di Makassar ini dapat segera dirasakan manfaatnya melalui kebijakan gizi yang lebih hebat dan berkelanjutan bagi kita semua.(*)
Membangun Sinergi Gizi Global. Momen penyerahan penghargaan kepada salah satu pembicara ahli dalam ajang The 3rd International Conference on Nutrition and Public Health (ICNPH 3) sebagai simbol kolaborasi lintas sektor dalam merumuskan solusi berbasis bukti bagi kesehatan dunia pada 8 April 2026 di Makassar. (Foto: Dokumen Pribadi).




-300x259.webp)


-300x169.webp)
