Makassar
Sosial

Sapi Kurban 923 Kilogram dari Presiden Disalurkan, Warga Wajo Makassar Berebut Berkah Idul Adha

SAPI KURBAN - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyaksikan penyembelihan sapi kurban jenis Simmental berbobot 923 kg bantuan Presiden Prabowo Subianto di Masjid At-Taqwa, Jl Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Wajo, Makassar, Rabu (27/5/2026). (Dok Humas Pemkot Makassar)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyaksikan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto di Masjid At-Taqwa, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Wajo, Rabu (27/5/2026).

Sapi jenis Simmental berbobot 923 kilogram itu menjadi bagian dari bantuan kurban Presiden untuk masyarakat Kota Makassar pada Idul Adha 1447 Hijriah.

Munafri hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Makassar juga tampak mendampingi.

Tampak Sekretaris Daerah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bagian Protokol, Kepala Bagian Umum, Kepala BPKAD, Kepala BPBD, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.

Sejak pagi, warga memadati halaman Masjid At-Taqwa. Mereka menyaksikan langsung prosesi penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden. Hewan kurban tersebut kemudian diproses untuk dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima, terutama warga di sekitar Kecamatan Wajo.

Munafri menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas bantuan tersebut. Menurut dia, bantuan hewan kurban dari pemerintah pusat merupakan bentuk perhatian negara kepada masyarakat, khususnya pada momentum Idul Adha.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Republik Indonesia, terkhusus kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang telah memberikan bantuan hewan kurban kepada masyarakat di Kota Makassar,” kata Munafri di lokasi penyembelihan.

Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Appi itu mengatakan, bantuan sapi kurban tersebut telah diterima masyarakat Makassar dan langsung disembelih pada hari yang sama. Daging kurban, kata dia, akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

“Pagi ini disembelih, daging kurban akan dibagi kepada masyarakat Kota Makassar. Mudah-mudahan semua ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Menurut Munafri, penyaluran sapi kurban Presiden melalui Masjid At-Taqwa bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menyebut penyaluran itu sebagai simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam merayakan Idul Adha.

“Bantuan daging ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dan memperlihatkan bagaimana pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat bersama-sama merayakan Hari Raya Idul Adha,” kata mantan CEO PSM Makassar itu.

Ruang Empati dan Kebersamaan 

Munafri berharap momentum kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan. Ia mengatakan Idul Adha harus menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial, empati, dan kebersamaan antarwarga.

“Yang lebih penting lagi, proses yang dijalankan bersama hari ini adalah bisa memberikan perhatian antar sesama, hari ini dan ke depannya,” katanya.

Ia juga meminta panitia memastikan distribusi daging kurban berjalan tepat sasaran. Menurut Munafri, pembagian daging kurban harus dilakukan secara tertib, jujur, transparan, dan adil.

“Penyalurannya harus dilaksanakan dengan baik. Jangan sekali-sekali dalam prosesnya tidak adil ke masyarakat yang memang berhak menerima,” ujarnya.

Munafri menegaskan pembagian daging kurban tidak boleh mencederai rasa keadilan masyarakat. Ia meminta tidak ada pembedaan terhadap warga penerima manfaat sepanjang mereka masuk kategori berhak menerima.

“Kita berharap proses penyaluran ini berjalan dengan jujur, adil, dan tidak membeda-bedakan masyarakat yang berhak mendapatkannya,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Munafri memaparkan jumlah hewan kurban di Kota Makassar pada Idul Adha tahun ini. Pemerintah Kota Makassar mencatat sebanyak 7.261 ekor sapi dan 402 ekor kambing tersebar di 15 kecamatan.

Menurut dia, angka itu menunjukkan tingginya semangat berbagi masyarakat dan pemerintah. Munafri menyebut kurban sebagai wujud empati sosial yang harus terus dijaga. “Ini merupakan bentuk kepedulian kita, empati kita kepada masyarakat,” katanya.

Bantuan hewan kurban Presiden di Makassar menjadi bagian dari program nasional yang disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut diarahkan untuk memperluas manfaat Idul Adha melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan. (*)