Mahasiswa
Makassar

Tak Pulang Kampung Saat Libur, Berikut Cerita Mahasiswa Unhas yang Aktif Berkegiatan di Kampus

Mahasiswa Unhas sebagian memilih tidak pulang kampung saat libur kuliah. Mereka memilih untuk berkegiatan. (freepik.com)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Masa libur akademik umumnya dimanfaatkan mahasiswa untuk pulang ke kampung halaman (Pulkam) dan berkumpul bersama keluarga.

Namun, bagi sebagian mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas), libur semester justru menjadi waktu untuk tetap tinggal di Makassar karena berbagai aktivitas dan tanggung jawab di kampus.

Salah satunya Fathimah Nur Khalidah Rahman, mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Unhas angkatan 2024 asal Luwu Timur.

Ia memilih tidak pulang kampung pada libur akhir tahun ini karena pertimbangan biaya perjalanan serta keterlibatannya dalam kepanitiaan kegiatan mahasiswa.

“Alasan saya tidak pulang karena rumah saya di Luwu Timur. Kalau ke sana bisa lewat udara atau darat, dan ongkos busnya lumayan mahal, apalagi akhir tahun,” ujar Fathimah.

Selain faktor biaya, Fathimah juga tengah disibukkan dengan persiapan Musyawarah Besar (Mubes) Psikologi yang akan berlangsung pada Januari mendatang. Ia mengaku menjadi salah satu panitia sehingga memilih tetap tinggal di Makassar.

“Di Januari nanti ada Mubes Psikologi dan ada pelaporan yang harus disiapkan, jadi saya memilih tetap di sini,” jelasnya.

Meski demikian, Fathimah tidak menampik rasa rindu terhadap keluarga di kampung halaman, terutama orang tua dan adik-adiknya.

“Kalau rindu rumah pasti, apalagi dengan abi (ayah), ummi (ibu), dan adik-adik. Mereka yang paling saya rindukan,” tuturnya.

Selama masa libur, Fathimah juga berencana memanfaatkan waktu untuk beristirahat, menonton film dan serial yang tertunda, serta melakukan refleksi terhadap performa akademiknya selama semester sebelumnya.

Mahasiswa lain yang juga tidak pulang kampung adalah Naila Islamiah Syahrir, mahasiswa Program Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Unhas angkatan 2024 asal Mamuju.

Naila memilih tetap berada di Kota Makassar karena harus menyelesaikan sejumlah program kerja organisasi.

“Saya tidak pulang karena ada program kerja yang harus diikuti dan diselesaikan,” ungkap Naila.

Ia mengaku sudah dua semester tidak pulang ke kampung halaman. Pada masa libur kali ini, Naila berencana mengikuti kegiatan volunteer untuk mengisi waktu luang.

“Mungkin ikut satu kegiatan volunteer saja, sekadar mengisi kekosongan,” katanya.

Naila juga mengungkapkan bahwa keputusannya tidak pulang pada semester-semester sebelumnya dipengaruhi oleh keikutsertaannya dalam berbagai kegiatan pengembangan diri, seperti lomba, program kedutaan, hingga les bahasa Inggris.

“Kalau pulang ke rumah juga tidak ada kegiatan. Jadi saya pilih ikut hal-hal yang bermanfaat,” ujarnya.

Meski demikian, rasa rindu terhadap rumah tetap ia rasakan. Namun, Naila memaknai hal tersebut sebagai bagian dari proses merantau.

“Rindu itu pasti. Tapi mungkin ini takdir seorang perantau di Makassar. Kita mau belajar, jadi saya ikut apa yang bermanfaat di waktu libur,” pungkasnya.

(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)