SELANGOR, UNHAS.TV - Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) terus melakukan penguatan sebagai persiapan pengusulan Program Studi Sarjana Kesejahteraan Sosial.
Hal itu dilakukan dengan melakukan benchmarking ke Program Kerja Sosial, Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan Universiti Kebangsaan Malaysia atau FSSK UKM, Senin, 17 Agustus 2026.
Delegasi Unhas terdiri atas Musrayani Usman SSos MSi dan Andi Nurlela SSos MSi. Keduanya diterima Head of Social Work Programme FSSK UKM Prof Madya Dr Nur Saadah Mohamad Aun, Senior Lecturer sekaligus Industrial Training Coordinator for the Social Work Programme Dr Surendran a/l Rajaratnam, dan Social Research Officer FSSK UKM Mohd Nazmi Rahmat.
Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 14.00 waktu Malaysia itu difokuskan pada pembelajaran mengenai pengembangan kurikulum, tenaga pengajar, sistem praktikum, penjaminan mutu, hingga pembangunan jejaring kelembagaan dalam pendidikan kerja sosial.
Pertemuan berlangsung di Bilik Mesyuarat Pengurusan, Pusat Kajian Sejarah, Politik dan Hal Ehwal Antarabangsa, lantai lima Blok E, FSSK UKM.
Program Kerja Sosial UKM dipilih sebagai salah satu rujukan karena memiliki pengalaman panjang menyelenggarakan pendidikan kerja sosial.
Pihak UKM menjelaskan perencanaan program telah dimulai sekitar 2001, berbarengan dengan penataan kelembagaan fakultas. Mahasiswa angkatan pertama kemudian diterima pada 2003.
Sejak itu, program dikembangkan dengan menyesuaikan kebutuhan profesi dan perubahan standar pendidikan.
Bagi Unhas, rencana membuka Program Studi Sarjana Kesejahteraan Sosial berkaitan dengan kebutuhan tenaga pekerja sosial profesional, terutama di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur.
Lulusan dengan kompetensi kerja sosial dibutuhkan di berbagai sektor, mulai pemerintahan, rumah sakit, perlindungan anak, pelayanan disabilitas, pendidikan, industri, organisasi sosial, penanganan bencana, hingga pengembangan masyarakat.
“Program Studi Kesejahteraan Sosial sudah menjadi kebutuhan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan,” kata Andi Nurlela.
Departemen Sosiologi FISIP Unhas sebelumnya telah memiliki konsentrasi Kesejahteraan Sosial. Pengalaman tersebut menjadi modal akademik untuk membangun program studi tersendiri dengan identitas keilmuan serta profesi yang lebih kuat.
Benchmarking ke UKM, menurut tim, dilakukan agar rancangan program tidak sekadar memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga belajar dari pengalaman institusi yang telah lebih dulu menjalankan pendidikan kerja sosial.
Praktikum Jadi Titik Penting Pendidikan Kerja Sosial
>> Baca Selanjutnya
PRODI KESOS - Delegasi Unhas melakukan benchmarking Program Kerja Sosial di UKM, Bangi, Malaysia, pada 17 Agustus 2026 untuk menyiapkan Prodi Kesejahteraan Sosial. Kegiatan ini mempelajari kurikulum, dosen, praktikum, mutu, dan jejaring kelembagaan. (Dok Dept Sosiologi Unhas)

-300x169.webp)






