JAKARTA, UNHAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), untuk menggantikan Nanik S Deyang.
Nanik telah mengundurkan diri dengan alasan fokus pada masalah kesehatannya. Sebelumnya, Nanik adalah Wakil Kepala BGN yang menggantikan posisi Dadan Hindayana yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelolah Program Makan Bergizi Gratis tahun 2025-2026.
Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun lapor Maret 2026, Sudaryono memiliki kekayaan bruto senilai Rp 91.760.170.717.
Kekayaan itu terdiri atas atas tanah dan bangunan senilai Rp 69.694.000.000, alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.074.900.000, surat berharga senilai Rp 7.645.500.000, serta kas dan setara kas senilai Rp 13.345.770.717. Bila seluruh harta itu dikurangi dengan hutangnya yang mencapai Rp 60.365.275.789, maka kekayaan bersih Sudaryono senilai Rp 31.394.894.928.
Tanah dan bangunan yang dimiliki Sudaryono berada di sejumlah daerah, antara lain di Bogor, Tangerang Selatan, Depok, Semarang, Sukoharjo, Klaten, dan Jakarta Selatan. Tanah terluas yang dimilikinya berada di Jepara seluas 6.010 meter persegi.
Adapun alat transportasi yang dimilikinya berupa empat mobil dan satu motor bebek. Sudaryono memili dua mobil Toyota Fortuner tahun 2014 dan 2022 serta dua mobil Toyota Innova tahun 2018 dan 2023.
Sebelum berada di pemerintahan, Sudaryono yang lahir pada 23 Januari 1985, merupakan seorang politisi dan pengusaha serta mantan asisten pribadi Prabowo Subianto.
Peraih gelar magister manajemen dan master of business administratio di Universitas Swiss German ini memiliki sejumlah perusahaan di sektor pertahanan, teknologi, dan pangan. Ia antara lain merupakan CEO Garuda TV, CEO PT Indonesia Defense and Security Technologies, serta Chairman PT Boga Hahal Nusantara.(*)
Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional, Foto: Pertanian.go.id






-300x181.webp)

