Sport

Susul Meksiko, Tuan Rumah Amerika Serikat Rebut Tiket Babak 32 Piala Dunia 2026

GOL KEDUA - Striker Alex Freeman mencetak gol kedua bagi Timnas AS melalui sundulan ke gawang Australia di Seattle, San Francisco, LA, Sabtu (20/6/2026) dini hari. (Screenshot The Sun)

SEATTLE, UNHAS.TV - Amerika Serikat memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia setelah menundukkan Australia 2-0 di Seattle, Jumat (19/6/2026) sore waktu setempat atau Sabtu (20/6/2026) dini hari.

Gol bunuh diri Cameron Burgess dan sundulan Alex Freeman pada babak pertama mengantar tim asuhan Mauricio Pochettino meraih kemenangan kedua secara beruntun di Grup D.

Tambahan tiga angka membuat Amerika Serikat mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Jumlah itu cukup untuk menjamin tempat di fase gugur meski mereka masih menyisakan laga melawan Turki pada Kamis mendatang.

Posisi Amerika di klasemen tetap bisa turun hingga peringkat ketiga, tetapi raihan enam poin memastikan mereka lolos ke babak knock out.

Amerika bahkan berpeluang mengunci posisi puncak grup lebih cepat. Syaratnya, Turki gagal mengalahkan Paraguay dalam pertandingan yang berlangsung di San Francisco pada Jumat (19/6/2026) malam.

Bila skenario itu terjadi, Amerika dapat menghadapi laga terakhir tanpa tekanan besar dalam perebutan tiket fase gugur.

Pochettino menurunkan Ricardo Pepi untuk mengisi tempat Christian Pulisic yang mengalami cedera. Perubahan itu tidak mengurangi daya gedor tim tuan rumah. Amerika tetap tampil agresif dan mampu menyesuaikan permainan setelah Australia memadatkan lini tengah.

Berbeda dengan Paraguay yang lebih terbuka pada pertandingan sebelumnya, Australia berusaha menutup ruang di pusat permainan.

Taktik tersebut memaksa Amerika mengalirkan serangan melalui kedua sisi lapangan. Namun pendekatan itu justru memberi ruang bagi Folarin Balogun untuk memanfaatkan kecepatannya.

Pada menit ke-11, Balogun menerima umpan di sisi sayap lalu melewati Alessandro Circati. Penyerang Amerika itu masuk ke kotak penalti dan mengirim bola mendatar ke depan gawang. Burgess, yang berusaha memotong umpan, justru membelokkan bola ke gawang sendiri.

Gol tersebut membuat Amerika Serikat mencatat sejarah. Mereka menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia putra yang mendapat keuntungan dari gol bunuh diri dalam dua pertandingan berturut-turut. Pada laga pembuka, gol pertama Amerika juga lahir melalui kesalahan pemain lawan.

Keunggulan cepat membuat Amerika semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Mereka menekan Australia di area pertahanan sendiri dan lebih sering menguasai bola di sepertiga akhir lapangan.

Australia sempat memperoleh beberapa peluang, tetapi tidak mampu mengubah arah pertandingan hingga jeda hidrasi pertama.

Tekanan Amerika menghasilkan gol kedua pada menit ke-45. Berawal dari tendangan bebas, Antonee Robinson mengirim bola kepada Sergino Dest di depan kotak penalti.

Dest mencoba melepaskan tembakan, tetapi bola diblok pemain Australia dan melambung ke udara. Freeman berada di posisi tepat untuk menyambutnya dengan sundulan.

Sempat Dibatalkan, Namun Sah

>> Baca Selanjutnya