
MENANG - Amerika Serikat memastikan tempat di babak knockout 32 Besar Piala Dunia setelah mengalahkan Australia 2-0, Sabtu (20/6/2026) dini hari. (Screenshot The Sun)
Hakim garis sempat mengangkat bendera offside. Wasit Felix Zwayer kemudian menunggu pemeriksaan video assistant referee. Setelah peninjauan berlangsung cukup lama, gol Freeman dinyatakan sah.
Rekan-rekannya langsung mengerumuni bek muda itu, yang beberapa menit sebelumnya sempat mendapat perawatan setelah terkena benturan keras di kepala.
Gol tersebut menjadi gambaran ketahanan fisik dan konsentrasi Freeman. Ia kembali ke lapangan setelah mendapat penanganan medis, lalu muncul di area penalti pada saat yang menentukan. Amerika pun memasuki ruang ganti dengan keunggulan dua gol dan kendali penuh atas pertandingan.
Amerika menutup babak pertama dengan penguasaan bola lebih dari 70 persen. Mereka melepaskan sembilan tembakan, sedangkan Australia hanya mencatat dua percobaan. Dominasi itu menunjukkan kendali Amerika atas tempo, wilayah permainan, dan distribusi bola.
Australia mencoba mengimbangi permainan dengan duel fisik. Namun strategi tersebut tidak banyak membantu. Para pemain Amerika mampu bertahan dari tekanan, sementara Zwayer tegas meniup pelanggaran. Circati dan bek sayap Jordan Boss menerima kartu kuning pada babak pertama.
Pelatih Australia Tony Popovic melakukan sejumlah pergantian pada paruh kedua. Masuknya Nestory Irankunda menggantikan Mohamed Toure menambah kecepatan di lini depan. Irankunda beberapa kali merepotkan kapten Amerika, Tim Ream, yang kesulitan mengikuti pergerakannya.
Australia tampil lebih berbahaya setelah perubahan itu. Mereka mampu menyerang dengan lebih langsung dan memaksa lini belakang Amerika mundur beberapa meter.
Namun, mereka tetap gagal menembus pertahanan tuan rumah. Kiper Matt Freese melakukan sejumlah penyelamatan dan mencatat clean sheet pertamanya di Piala Dunia pada penampilan keduanya.
Momentum Australia kembali terputus setelah jeda hidrasi kedua. Serangan mereka kehilangan ritme, sementara Amerika mampu menjaga jarak antarlini, mengurangi risiko, dan mengelola keunggulan sampai pertandingan berakhir.
Keputusan Popovic menyimpan Irankunda di bangku cadangan hingga awal babak kedua diperkirakan akan menjadi bahan evaluasi. Australia terlihat lebih cepat dan langsung setelah pemain muda itu masuk, tetapi waktu yang tersisa tidak cukup untuk mengejar defisit dua gol.
Bagi Amerika Serikat, kemenangan ini memperpanjang catatan positif mereka. Pochettino kini membidik posisi teratas Grup D. Jika berhasil, Amerika berpeluang kembali ke San Francisco pada 1 Juli untuk menjalani pertandingan babak 32 besar. (*)








