MAKASSAR, UNHAS.TV - PT PLN (Persero) mengimbau pelanggan memastikan kondisi instalasi listrik rumah tetap aman sebelum berangkat mudik Lebaran Idulfitri Tahun 2026.
Imbauan itu disampaikan untuk menekan risiko korsleting dan gangguan kelistrikan saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong selama libur Idulfitri 1447 Hijriah.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, mengatakan mudik kerap membuat rumah tidak berpenghuni selama beberapa hari.
Karena itu, pelanggan PLN di semua daerah diminta memeriksa instalasi listrik serta peralatan elektronik sebelum bepergian.
“Mudik adalah momen yang dinanti banyak keluarga. Sebelum berangkat, pastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, termasuk instalasi listrik dan peralatan elektronik. Dengan begitu, pelanggan bisa bersilaturahmi dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir,” kata Edyansyah dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).
Menurut dia, pemeriksaan instalasi menjadi langkah penting untuk menghindari potensi gangguan listrik yang dapat muncul saat rumah kosong. Salah satu yang diingatkan PLN ialah memastikan instalasi di rumah berada dalam kondisi baik dan aman.
Selain itu, pelanggan juga dianjurkan mencabut peralatan elektronik dari stop kontak agar tidak ada aliran listrik yang tidak diperlukan. Langkah ini dinilai dapat mengurangi risiko gangguan maupun korsleting akibat perangkat yang tetap terhubung ke sumber listrik saat ditinggalkan.
PLN juga meminta pelanggan menyalakan lampu seperlunya, misalnya lampu teras atau halaman, untuk membantu menjaga keamanan rumah. Penggunaan sensor penerangan, kata Edyansyah, dapat menjadi pilihan agar konsumsi listrik tetap efisien selama masa mudik.
Untuk pelanggan pascabayar, PLN mengingatkan agar tagihan listrik dibayar sebelum jatuh tempo supaya terhindar dari denda dan pemutusan sementara.
Pastikan Token Listrik Terisi
Adapun pelanggan prabayar diminta memastikan token listrik terisi cukup agar penerangan rumah tetap menyala dan alarm pada kWh meter tidak berbunyi saat ditinggalkan.
Bagi pelanggan yang memperkirakan kebutuhan listrik di kampung halaman meningkat selama Lebaran, PLN juga membuka layanan penambahan daya. Seluruh layanan tersebut, kata Edyansyah, kini dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile.
Melalui aplikasi itu, pelanggan bisa membeli token, membayar tagihan, mengajukan pasang baru, menambah daya, hingga menyampaikan pengaduan gangguan listrik.
“Melalui aplikasi PLN Mobile semua layanan kelistrikan bisa diakses dalam satu genggaman, kapan pun dan di mana pun. Jika terdapat gangguan atau keluhan kelistrikan, cukup laporkan melalui aplikasi, dan petugas PLN akan segera menindaklanjuti,” ujarnya.
PLN UID Sulselrabar menyatakan telah menyiagakan 2.315 personel yang tersebar di 73 posko menjelang hingga hari raya Idulfitri.
Untuk mendukung pemudik pengguna kendaraan listrik, PLN juga menyediakan 69 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di 53 lokasi strategis di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Seluruh titik itu, menurut PLN, dijaga personel siaga selama 24 jam. (*)
PERIKSA INSTALASI - Petugas PLN memeriksa kWh meter milik salah seorang pelanggan di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu. PLN mengimbau saat mudik Lebaran, warga memeriksa instalasi listrik dalam rumah. (Dok Humas PLN)








