MAKASSAR, UNHAS.TV - Di ruang sidang Aula Profesor Syukur Abdullah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, Senin (24/8/2026) siang, Arief Doddy Suryawan menyelesaikan salah satu tahapan terberat dalam hidupnya, ujian akhir disertasi program doktoral.
Di hadapan para penguji, ia mempertahankan penelitian berjudul "Capacity Building pada Brigade Mobil Polda Sulawesi Selatan", sebuah kajian tentang bagaimana pasukan elite kepolisian itu menguatkan kapasitasnya.
Topik yang diangkat Arief tak sembarangan. Ia menyoroti organisasi publik yang selama ini bekerja di garis depan, brigade mobil atau Brimob.
Institusi yang kerap menghadapi situasi darurat, konflik komunal, hingga aksi teror itu, menurut Arief, membutuhkan perhatian serius dalam hal penguatan kelembagaan, peningkatan kinerja, dan profesionalisme aparat.
Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan kapasitas personel dan satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan.
Bukan sekadar penelitian akademik, disertasi ini merupakan hasil pengamatan langsung Arief terhadap dinamika internal korps berseragam loreng itu.
Ia ingin menjawab pertanyaan besar yaitu bagaimana organisasi publik seperti Brimob dapat terus beradaptasi dan bereformasi di tengah tuntutan masyarakat yang kian kompleks?
"Di situasi ini kami mengangkat kapasitas pembangunan, khususnya Brimob Polda Sulawesi Selatan, di mana kami ingin mengangkat kapasitas personel maupun satuan," ujar Arief seusai sidang.
Ketika ditanya output yang diharapkan dari penelitiannya, ia menyebut perubahan. "Tentunya kami berharapkan ada perubahan khususnya terkait dengan revolusi kelembagaan, penguatan organisasi dan kapasitas building tersebut," tuturnya.
Perjalanan Arief meraih gelar doktor tak mudah. Sebagai perwira kepolisian dengan tugas dinas yang dinamis, ia mengaku tantangan terbesar justru bukan pada materi disertasi, melainkan jarak.
"Hal terberat itu yang pasti jarak. Tadinya saya di Sulsel, kemudian saya pindah ke Jakarta, kemudian ke sini," kenangnya.
Namun, berkat komunikasi yang baik dengan promotor dan ko-promotor, semua rintangan bisa dilalui bersama.
Program Studi Doktor Administrasi Publik FISIP Unhas menyelenggarakan ujian akhir ini sebagai salah satu tahapan penting bagi Arief.
Dalam penelitiannya, ia mengkaji strategi peningkatan kapasitas organisasi untuk mendukung kinerja dan efektivitas Brimob Polda Sulsel dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari pelayanan publik.
Arief berharap disertasinya dapat menjadi kontribusi nyata, tidak hanya bagi dunia akademik, tetapi juga bagi institusi kepolisian.
"Rencana ke depannya, ya tentunya ada harapan saya untuk sedikit mengubah tentang apa yang selama ini di Brimob, khususnya terkait reformasi kelembagaan," ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa selama ini Brimob sudah berjalan dengan baik dan telah memiliki program pendidikan serta pelatihan yang dilaksanakan secara periodik.
Namun, ia menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap personel. "Mungkin ke depannya ada sedikit perhatian terhadap personel Sat Brimob atau Kor Brimob," tambahnya.
Melalui ujian akhir disertasi ini, Arief Doddy Suryawan turut memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian administrasi publik, khususnya dalam membangun organisasi publik yang kuat dan berkelanjutan.
Ia berharap penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi upaya peningkatan kualitas organisasi, sumber daya manusia, dan pelayanan publik di Indonesia.
Sidang ujian berlangsung khidmat dengan dihadiri para dosen penguji, kolega, dan keluarga. Arief terlihat tenang saat memaparkan hasil penelitiannya, sesekali diselingi tawa saat berbagi cerita tentang dinamika lapangan yang ia temui selama penelitian.
Baginya, disertasi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kontribusi yang lebih besar bagi institusi tempatnya mengabdi.
"Dengan kemampuan personel khususnya, dan itu pun sudah ada pendidikan, pelatihan yang sudah dilaksanakan secara periodik. Hanya mungkin ke depannya ada sedikit perhatian terhadap personel," pungkasnya mengakhiri wawancara.
Disertasi Arief telah membuka ruang diskusi baru tentang bagaimana organisasi publik sebesar Brimob bisa terus bertransformasi.
(Zahra Tsabita Sucheng / Unhas TV)
UJIAN DISERTASI - Arief Doddy Suryawan menjalani ujian akhir disertasi doktoral di FISIP Unhas, mengkaji strategi capacity building Brimob Polda Sulsel di Aula Syukur Abdullah, FISIP Unhas, Senin (24/8/2026). Ia berharap hasil penelitiannya mampu mendorong perubahan kelembagaan dan perhatian lebih terhadap kesejahteraan personel. (Unhas TV / Zahra Tsabita Sucheng)

-300x169.webp)





-300x177.webp)
