Pendidikan

Unhas Gelar IC-RiCoS 2026, Dorong Riset Multidisipliner Berdampak bagi Masyarakat

IC-RICOS - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas menyelenggarakan The 5th International Conference on Research, Science and Community Services (IC-RiCoS) 2026 di Ballroom Unhas Hotel Convention, Selasa (3/11/2026). (Unhas TV / Husnul Hatima)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Universitas Hasanuddin melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan The 5th International Conference on Research, Science and Community Services (IC-RiCoS) 2026 di Ballroom Unhas Hotel Convention, Selasa (3/11/2026).

Mengusung tema “Fostering Resilient Futures: Multidisciplinary Innovations in Science, Technology, Society, and Policy”, konferensi internasional berlangsung pada 3–4 November 2026.

Event ini menjadi wadah diseminasi hasil penelitian sekaligus mendorong kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan pembicara dari empat negara, yakni Thailand, Meksiko, Indonesia, dan Republik Ceko.

Konferensi juga mengangkat lima subtema utama, meliputi pertanian berkelanjutan, ketahanan dan keberlanjutan lingkungan, kesehatan dan masyarakat, humaniora, etika dan kebijakan, serta ekonomi, bisnis, dan inovasi.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian Universitas Hasanuddin, Prof Ir Suharman Hamzah ST MT PhD (Eng) HSE, mengatakan bahwa konferensi menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat fungsi penelitian di lingkungan perguruan tinggi, khususnya dalam mendiseminasikan hasil riset kepada masyarakat.

Menurutnya, penelitian tidak seharusnya berhenti pada publikasi jurnal atau karya ilmiah. Hasil penelitian perlu disosialisasikan agar dapat diketahui, dikembangkan, dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak.

“Jangan sampai penelitian itu hanya sampai pada publikasi. Setelah melakukan penelitian dan menghasilkan paper atau jurnal, kemudian selesai. Padahal, kita berharap para peneliti memiliki wadah untuk mendiseminasikan dan menyosialisasikan hasil penelitiannya,” jelasnya.



IC-RICOS - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas menyelenggarakan The 5th International Conference on Research, Science and Community Services (IC-RiCoS) 2026 di Ballroom Unhas Hotel Convention, Selasa (3/11/2026). (Unhas TV / Husnul Hatima)


Ia juga menilai konferensi internasional dapat membuka peluang kolaborasi ant peneliti dari berbagai bidang keilmuan. Melalui forum tersebut, peneliti dapat memperoleh masukan, membandingkan hasil penelitian, serta mengembangkan kerja sama untuk menghasilkan riset yang lebih berkualitas.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengabdian LPPM Universitas Hasanuddin periode 2026–2030, Prof Ir Muhammad Arsyad SP MSi PhD menjelaskan bahwa IC-RiCoS 2026 merupakan forum multidisipliner yang mempertemukan berbagai bidang penelitian, mulai dari pertanian, kesehatan, teknologi, inovasi, kebijakan, hingga humaniora dan ilmu sosial.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama konferensi bukan hanya mendiseminasikan hasil penelitian, tetapi juga mendorong pemanfaatannya oleh pemerintah, masyarakat lokal, industri, dan kalangan akademisi.

“Kita tidak berharap hanya pada riset dan publikasinya, tetapi juga dampak nyata terhadap masyarakat. Hasil penelitian diharapkan bisa dimanfaatkan oleh pemerintah, masyarakat lokal, industri, dan para saintis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap penyelenggaraan konferensi ini dapat terus berlanjut melalui dukungan dan kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk pemerintah dan pihak terkait lainnya.

Dengan demikian, hasil penelitian yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat menjawab berbagai persoalan lokal dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui IC-RiCoS 2026, Universitas Hasanuddin berharap penguatan ekosistem penelitian tidak hanya menghasilkan publikasi akademik, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi multidisipliner yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

(Husnul Hatima / Zulkarnaen Jumar Taufik / Unhas TV)