MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Universitas Hasanuddin melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) mengembangkan kompetensi sumber daya manusianya melalui berbagai program penguatan kapasitas yang berkelanjutan.
Salah satu upaya tersebut melalui penyelenggaraan Pelatihan Kinerja Profesional dan Pelayanan Prima bagi Tenaga Kependidikan (Tendik) Universitas Hasanuddin Angkatan II yang diikuti 60 peserta dari berbagai unit kerja.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berfokus pada peningkatan kualitas layanan.
Direktur Sumber Daya Manusia Prof dr Idar Mappangara SpPD SpJP, menegaskan bahwa tenaga kependidikan memiliki posisi strategis sebagai representasi kampus dalam memberikan layanan kepada mahasiswa, dosen, mitra, maupun masyarakat. Peningkatan kompetensi pelayanan perlu menjadi perhatian bersama di tengah dinamika perubahan yang semakin cepat.
Menurutnya, pelayanan prima tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menyelesaikan tugas administrasi secara tepat waktu, tetapi juga mencakup kemampuan membangun komunikasi yang efektif, menunjukkan integritas, serta menghadirkan pengalaman layanan yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan.
"Kualitas institusi tercermin dari kualitas layanan yang dirasakan pengguna. Karena itu, tenaga kependidikan perlu terus mengembangkan kompetensi, memperkuat profesionalisme, dan membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan terbaik," jelas Prof Idar.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni, dan Sistem Informasi Prof Dr Farida Patittingi SH MHum dalam arahannya menyampaikan salah satu keberhasilan kampus ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia dalam menjawab tuntutan pelayanan yang semakin kompleks dan dinamis.
Tenaga kependidikan merupakan salah satu elemen penting yang berinteraksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pelayanan harus menjadi bagian dari proses pengembangan SDM yang berkelanjutan agar mampu mendukung pencapaian target secara optimal.
"Transformasi perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan sistem dan teknologi, tetapi kesiapan sumber daya manusianya. Pelayanan yang cepat, tepat, dan berempati menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dan reputasi kampus," jelasnya.
Pelatihan ini dirancang memperkuat berbagai kompetensi yang dibutuhkan dalam mendukung layanan modern, mulai dari penguatan etika dan profesionalisme kerja, kemampuan komunikasi efektif, hingga pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung proses pelayanan.
Pelatihan berlangsung mulai Rabu (03/06) di Aula LPMPP Unhas. Peserta berasal dari unit kerja bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sumber Daya, serta Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni. Dijadwalkan, pelatihan ini akan berlangsung hingga Kamis (4/6).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kompetensi tenaga kependidikan yang dilaksanakan secara bertahap. Sebelumnya, Angkatan I telah berlangsung pada 19–20 Mei 2026 dan diikuti 45 peserta yang berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Unhas.(*)
TENDIK - Tenaga Kependidikan Unhas mengikuti pelatihan di Unhas. Foto: Humas Unhas








