Sosial

Unhas Sasar Dosen dan Purnabakti Lewat Program MCU Gratis di Perumdos Tamalanrea

MCU - Universitas Hasanuddin menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi dosen, purnabakti, dan keluarga sivitas akademika di Masjid Ikhtiar, Perumahan Dosen Tamalanrea, Sabtu (7/11/2026). Program MCU Weekend Care bertujuan mendeteksi dini gangguan kesehatan melalui pemeriksaan medis. (Unhas TV/Zahra Tsabita Sucheng)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi dosen, pegawai, purnabakti, dan keluarga sivitas akademika melalui program Medical Check Up (MCU) Weekend Care.

Kegiatan ini berlangsung di Masjid Ikhtiar, kawasan Perumahan Dosen Tamalanrea, Makassar, Sabtu (7/11/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Unhas di bidang kesejahteraan.

Melalui kegiatan ini, universitas berupaya memperluas akses pemeriksaan kesehatan bagi keluarga besar kampus, termasuk para dosen dan pegawai yang telah memasuki masa purnabakti.

Seluruh biaya pemeriksaan ditanggung melalui anggaran Bidang Kesejahteraan Unhas. Peserta memperoleh layanan berdasarkan kategori dan kelompok usia, dengan jenis pemeriksaan berkisar antara 10 hingga 18 item.

Pemeriksaan mencakup tes darah, gula darah, tekanan darah, kolesterol, serta pemeriksaan telinga dan mata.

Kepala Subdirektorat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Unhas, Dr Eng Ir Irwan Setiawan ST MT mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membantu peserta mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

Hasil pemeriksaan juga menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi pemeriksaan lanjutan bagi peserta yang menunjukkan indikasi gangguan kesehatan.

"Ini bagian dari CSR Unhas. Kami memberikan kesempatan kepada para purnabakti, dosen, pegawai, keluarga, dan masyarakat yang terkait dengan sivitas akademika untuk ikut merasakan layanan pemeriksaan kesehatan," kata Irwan.

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan dengan sejumlah parameter kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Apabila ditemukan kondisi yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut, peserta akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Irwan mengatakan program tersebut diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Unhas juga berencana memperluas pelaksanaannya ke sejumlah kawasan perumahan dosen lainnya.

"Insyaallah program ini akan terus berlangsung karena merupakan bagian dari CSR dan upaya kami membudayakan kepedulian terhadap kesehatan. Kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di Masjid Ikhtiar, tetapi juga direncanakan di dua masjid lain, yakni di kawasan Antang dan Baraya," ujarnya.

Pelaksanaan MCU di lingkungan perumahan dosen mendapat respons positif dari peserta. Kehadiran layanan kesehatan yang lebih dekat dengan tempat tinggal dinilai mempermudah akses pemeriksaan, terutama bagi mereka yang telah memasuki usia lanjut.



MCU GRATIS - Ahmad Yusran Aminy (tengah) dan Tadjuddin Maknun, peserta MCU Unhas di Masjid Ikhtiar Perumdos Unhas Tamalanrea, Sabtu (7/11/2026). (Unhas TV/Zahra Tsabita Sucheng)


Ahmad Yusran Aminy, salah seorang peserta, menilai layanan pemeriksaan kesehatan langsung di lingkungan tempat tinggal dapat meningkatkan kemauan masyarakat untuk memeriksakan kondisi tubuh.

Menurut dia, sebagian orang lanjut usia cenderung enggan datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan rutin.

"Ini sangat bagus. Kami yang sudah berusia lanjut terkadang malas pergi ke rumah sakit. Kalau layanan seperti ini yang datang langsung ke lingkungan tempat tinggal, semangat untuk memeriksakan kesehatan menjadi lebih tinggi," kata Ahmad.

Ia berharap Unhas mempertahankan program tersebut dan memperluas jangkauannya ke kompleks perumahan lainnya. Menurut dia, pemeriksaan kesehatan secara berkala penting untuk mengetahui kondisi tubuh sebelum muncul keluhan yang lebih serius.

Peserta lainnya, Tadjuddin Maknun, juga mengapresiasi perhatian Unhas terhadap para purnabakti. Ia mengaku telah memasuki masa purnabakti selama dua tahun dan menilai program tersebut memberikan kesempatan bagi mantan pegawai untuk tetap memperoleh perhatian dari institusi tempat mereka pernah mengabdi.

"Program ini sangat membantu warga Unhas, terutama kami yang sudah purnabakti. Dengan pemeriksaan seperti ini, kita bisa lebih awal mengetahui gejala penyakit, apalagi bagi orang yang sudah lanjut usia," ujar Tadjuddin.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin pada tahun-tahun berikutnya. Baginya, pemeriksaan kesehatan sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup pada masa purnabakti.

MCU Weekend Care di Masjid Ikhtiar menjadi pelaksanaan perdana dari rangkaian program pemeriksaan kesehatan Unhas di kawasan perumahan dosen.

Rencana pelaksanaan di Antang dan Baraya menunjukkan upaya universitas memperluas jangkauan layanan kesehatan kepada keluarga besar kampus.

Program ini menempatkan kesehatan dosen, pegawai, dan purnabakti sebagai bagian dari perhatian institusi. Keberlanjutannya akan bergantung pada konsistensi pelaksanaan serta kemampuan Unhas menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

(Zahra Tsabita Sucheng / Unhas TV)