Sulsel

14.273 Peserta Ikuti SAI Walk and Run, Expo UMKM Gowa Target Transaksi Rp 10 Miliar

Sebanyak 14.273 peserta mengikuti SAI Walk and Run di Taman Sultan Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (18/10/2026). Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mendorong hidup sehat sekaligus mendukung promosi UMKM melalui Expo Ekonomi Haji dan Umrah. (Unhas TV / Wandi Nojeng)

GOWA, UNHAS.TV - Sebanyak 14.273 peserta mengikuti SAI Walk and Run di Taman Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah 2026 yang menargetkan nilai transaksi Rp 10 miliar.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menilai tingginya antusiasme peserta menjadi peluang bagi penyelenggara untuk mencapai nilai transaksi yang melampaui target.

“Kalau melihat animo masyarakat, ini mungkin di atas Rp 10 miliar transaksi yang terjadi,” kata Irfan Yusuf di sela kegiatan.

SAI Walk and Run diselenggarakan untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebugaran melalui aktivitas fisik.



Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf membuka SAI Walk and Run di Taman Sultan Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini diikuti 14.273 peserta untuk mendorong hidup sehat sekaligus mendukung promosi UMKM melalui Expo Ekonomi Haji dan Umrah. (Unhas TV / Wandi Nojeng)


Ribuan peserta yang memadati kawasan Taman Sultan Hasanuddin menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga bersama.

Irfan mengatakan kegiatan jalan sehat dan lari tersebut merupakan agenda yang dilaksanakan secara rutin di berbagai daerah.

Menurut dia, kegiatan itu tidak hanya mendorong masyarakat berolahraga, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran untuk menjaga kesehatan.

“Target kita supaya kita semua bisa ikut sehat. Karena sehat adalah salah satu upaya kita untuk mensyukuri nikmat berupa fisik kita yang luar biasa ini,” ujarnya.

Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, rangkaian expo tersebut diarahkan untuk memperluas peluang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pelaku usaha lokal diharapkan dapat memasarkan produknya kepada masyarakat sekaligus mengambil bagian dalam rantai ekonomi yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji dan umrah.

Irfan menyebut perputaran ekonomi nasional pada sektor haji dan umrah mencapai hampir Rp 80 triliun. Besarnya potensi tersebut dinilai dapat membuka ruang bagi produk lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing, dan memperoleh peluang transaksi baru.



EXPO UMKM - Sebanyak 14.273 peserta mengikuti SAI Walk and Run di Taman Sultan Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (18/10/2026). Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mendorong hidup sehat sekaligus mendukung promosi UMKM melalui Expo Ekonomi Haji dan Umrah. (Unhas TV / Wandi Nojeng)


Sebelum digelar di Gowa, kegiatan serupa telah berlangsung di Madiun dan Denpasar. Irfan menyebut nilai transaksi di Madiun mencapai sekitar Rp 12 miliar, sedangkan di Denpasar tercatat Rp 5,4 miliar.

Setelah Makassar, rangkaian expo dan manasik akbar tersebut direncanakan berlangsung di Yogyakarta, Kudus, Padang, dan Medan. Pemerintah berharap kegiatan itu dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Irfan mengatakan penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya agar sektor haji dan umrah memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap peningkatan partisipasi masyarakat dalam olahraga berjalan beriringan dengan terbukanya kesempatan usaha.

Namun, pencapaian target transaksi Rp 10 miliar tetap bergantung pada realisasi penjualan selama expo berlangsung.

(Wandi Nojeng / Unhas TV)