MAKASSAR, UNHAS.TV - Seekor kucing liar berhasil diselamatkan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar setelah terjebak di dalam sumur warga di kawasan BTN Batara Ugi, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Proses evakuasi berlangsung dramatis karena petugas harus turun ke dalam sumur sempit dengan kedalaman sekitar 15 meter.
Peristiwa tersebut bermula ketika warga menemukan seekor kucing berada di dasar sumur yang tidak lagi digunakan. Rekaman video amatir warga memperlihatkan kondisi kucing yang tampak terjebak dan tidak mampu keluar dari lubang sumur.
Petugas Damkarmat Makassar yang menerima laporan warga segera menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Setibanya di tempat kejadian, tim langsung melakukan persiapan evakuasi dengan menggunakan sejumlah peralatan khusus.
.webp)
EVAKUASI KUCING - Petugas Damkarmat Makassar mengevakuasi seekor kucing yang terjebak di sumur sedalam 15 meter di BTN Batara Ugi, Kecamatan Biringkanaya, Senin (28/9/2026). Penyelamatan dilakukan menggunakan alat rescue khusus. (Dok Damkarmat Makassar)
Petugas menggunakan tripod yang dilengkapi mesin trekking, tali rescue, serta alat full body untuk menurunkan dan mengangkat personel dari dalam sumur.
Peralatan tersebut digunakan untuk memastikan proses penyelamatan berjalan aman, mengingat kondisi sumur yang sempit dan memiliki kedalaman cukup ekstrem.
Petugas rescue Damkarmat Makassar, Amri Sakti, mengatakan laporan yang diterima menyebutkan kucing tersebut telah berada di dasar sumur selama tiga hari.
“Laporannya itu dari layanan, kucing sudah tiga hari di dasar sumur,” ujar Amri.
Menurut dia, kondisi dasar sumur terbagi menjadi bagian yang tidak terkena air dan sebagian lainnya tergenang. Hal tersebut memungkinkan kucing bertahan selama berada di dalam sumur.
“Kedalaman sumur sekitar 15 sampai 20 meter. Evakuasinya menggunakan tripod, di situ ada otomatis mesin trekking. Kami juga backup menggunakan tali rescue dan alat full body,” katanya.
Gunakan Tali Pengaman
Proses penyelamatan dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Petugas harus menuruni sumur seorang diri menggunakan tali karena ruang gerak yang terbatas.
Selain kedalaman sumur, keberadaan tembok rumah warga di sekitar lokasi juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.
Meski menghadapi kondisi lokasi yang sempit, petugas berhasil mengangkat kucing tersebut ke permukaan. Proses evakuasi berlangsung sekitar 10 hingga 15 menit.
“Alhamdulillah tidak ada kesulitan berarti, hanya lokasi untuk penanganan sempit. Sumurnya juga kedalamannya lumayan,” ujar Amri.

Petugas rescue Damkarmat Makassar, Amri Sakti. (Dok Damkarmat Makassar)
Saat berhasil dievakuasi, kondisi kucing terlihat lemas. Petugas menemukan adanya dugaan cedera pada bagian kaki akibat terlalu lama berada di dalam sumur.
“Kondisi kucingnya sudah lemas dan kayaknya ada cedera kaki,” kata Amri.
Berdasarkan informasi warga, kucing tersebut merupakan hewan peliharaan. Setelah diangkat, kucing kemudian diserahkan petugas ke warga untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi salah satu bentuk pelayanan Damkarmat Makassar yang tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran.
Tim penyelamat juga menjalankan fungsi pertolongan terhadap berbagai kondisi darurat, termasuk penyelamatan hewan yang membutuhkan bantuan.
Aksi penyelamatan tersebut menunjukkan kesiapsiagaan petugas dalam merespons laporan masyarakat, meski harus menghadapi risiko dan kondisi lapangan yang tidak mudah.
(Wandi Nojeng / Unhas TV)
EVAKUASI KUCING - Petugas Damkarmat Makassar mengevakuasi seekor kucing yang terjebak di sumur sedalam 15 meter di BTN Batara Ugi, Kecamatan Biringkanaya, Senin (28/9/2026). Penyelamatan dilakukan menggunakan alat rescue khusus. (Dok Damkarmat Makassar)






-300x170.webp)

