
SQUASH - Anahat Singh dari India saat perebutan medali emas nomor tunggal putri squash dan merebut emas di Asian Games 2026. (Screenshot The Sun)
Anahat Singh telah lama menjadi nama besar squash India. Meski baru berusia 18 tahun, Asian Games kali ini bukan pengalaman pertamanya setelah tampil di Hangzhou 2023.
Pada edisi terbaru, Singh meraih perak nomor tunggal putri. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada semifinal ketika ia melakukan comeback luar biasa untuk mengalahkan pemain Jepang Satomi Watanabe.
Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai salah satu pencapaian terbaik dalam kariernya.
Yuki Kurihara, 11 Tahun
Usia Yuki Kurihara baru 11 tahun, tetapi namanya masuk sejarah Asian Games. Atlet e-sports Jepang itu menjadi peraih medali emas termuda sepanjang sejarah pesta olahraga Asia setelah memenangkan nomor Puyo Puyo Champions.

Yuki Kurihara dari Jepang berpose di podium e-sports. (Screenshot Al Jazeera)
Kurihara mulai memainkan gim tersebut sejak duduk di kelas satu sekolah dasar. Ia kemudian memperoleh lisensi profesional dan rutin mengalahkan pemain dewasa.
“Saya sangat senang. Medali emas ini sangat indah, berkilau, dan terasa berat,” katanya.
Ku Yong-yan, 12 Tahun
Dunia skateboard juga menghadirkan atlet muda. Ku Yong-yan dari Taiwan yang baru berusia 12 tahun berhasil meraih medali perak nomor skateboard park putra.
Ia mencatat nilai 87,33 poin dan menjadi salah satu atlet termuda yang naik podium.
Di cabang yang sama, Jepang menurunkan Izuru Nagahara yang berusia 15 tahun dan merebut emas. Cina juga memiliki Zhu Yuanling, 15 tahun, yang memenangkan nomor street putri.
Para atlet muda tersebut menunjukkan bahwa usia bukan lagi batas dalam kompetisi olahraga tingkat tinggi.
Asian Games menjadi panggung pembuktian bahwa generasi baru Asia telah siap mengambil alih arena, membawa rekor baru, serta menantang dominasi para seniornya. (*)








