Pendidikan

Bidik Daya Saing Global, Unhas Kolaborasi Riset dan Pertukaran Akademik dengan Coventry University

KERJA SAMA - Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Coventry University menandatangani nota kesepahaman di Rektorat Unhas, Makassar, Kamis (29/10/2026). Kerja sama ini untuk memperkuat kolaborasi akademik melalui riset, inovasi, serta pertukaran staf dan mahasiswa guna meningkatkan daya saing global. (Dok Unhas TV)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berbasis riset melalui kerja sama dengan Coventry University, Inggris.

Kedua universitas mengawali kolaborasi tersebut melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dalam kegiatan guest lecture di Ruang Senat, Lantai 2 Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Kamis (29/10/2026).

Kuliah umum bertajuk Best Practice University: Transforming Teaching University to Research University itu menghadirkan Deputy Vice-Chancellor Coventry University, Prof Richard Dashwood.

Ia membagikan pengalaman mengenai strategi pengembangan universitas melalui penguatan riset, inovasi, dan kolaborasi akademik.

Transformasi dari teaching university menjadi research university menjadi fokus pembahasan dalam kegiatan tersebut.

Perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mengembangkan penelitian yang mampu menjawab persoalan masyarakat dan mendorong inovasi.

Dalam paparannya, Richard menjelaskan pentingnya menyediakan waktu khusus bagi akademisi untuk melakukan penelitian melalui konsep protected research time.

Kebijakan ini memberi ruang bagi dosen dan peneliti untuk mengembangkan riset tanpa terbebani sepenuhnya oleh kegiatan pengajaran dan tugas administratif.

Ia juga menyoroti pentingnya penelitian lintas disiplin melalui pusat riset yang berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan.

Menurut pendekatan tersebut, kolaborasi antarbidang keilmuan dapat memperluas perspektif penelitian dan meningkatkan peluang menghasilkan inovasi yang relevan.



KERJA SAMA - Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Coventry University menandatangani nota kesepahaman di Rektorat Unhas, Makassar, Kamis (29/10/2026). Kerja sama ini untuk memperkuat kolaborasi akademik melalui riset, inovasi, serta pertukaran staf dan mahasiswa guna meningkatkan daya saing global. (Dok Unhas TV)


Strategi lain yang dibahas ialah memperkuat kemitraan penelitian dengan institusi di berbagai negara, termasuk India, Tiongkok, dan Singapura.

Richard menekankan bahwa perguruan tinggi perlu menentukan bidang riset unggulan, mempertemukan para pakar, serta membangun kerja sama yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Peserta kuliah umum juga diajak memahami cara mengintegrasikan penelitian ke dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa terlibat dalam pengembangan pengetahuan sekaligus memahami penerapan hasil riset untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, mengapresiasi kehadiran Richard dan peluang kerja sama dengan Coventry University.

Ia menyatakan, kesepakatan kedua institusi akan segera ditindaklanjuti melalui sejumlah program akademik, termasuk pertukaran staf dan mahasiswa.

Menurut Prof Jamaluddin, kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat strategi pengembangan riset Unhas sekaligus memperluas jejaring akademik internasional.

Program kerja sama juga menjadi peluang bagi sivitas akademika untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Penandatanganan MoU menjadi langkah awal bagi kedua universitas untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat.

Melalui kolaborasi ini, Unhas berupaya meningkatkan kapasitas penelitian dan memperkuat daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. 

(Zulkarnaen Jumar Taufik / Unhas TV)