HUANGZOU, UNHAS.TV - Televisi pemerintah Cina, CCTV, masih memboikot siaran pertandingan Real Madrid di Liga Spanyol atau La Liga.
Keputusan tersebut berlanjut meskipun Kylian Mbappe, Real Madrid, dan penyelenggara La Liga telah meminta maaf atas pernyataan kontroversial penyerang asal Prancis itu mengenai mantan pemimpin Cina, Mao Zedong.
CCTV tidak menayangkan pertandingan Real Madrid melawan Racing Santander pada Minggu, 1 November 2026. Menurut laporan AFP, pertandingan yang dimulai pukul 15.15 GMT itu tidak muncul di dua saluran olahraga milik lembaga penyiaran pemerintah Cina tersebut.
Pemboikotan juga mencakup pertandingan lain pada pekan ke-11 La Liga. Hingga akhir pekan lalu, tidak satu pun pertandingan kompetisi sepak bola kasta tertinggi Spanyol itu disiarkan langsung melalui televisi pemerintah Cina.
Kontroversi bermula dari rekaman video Mbappe pada April lalu yang kembali beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pemain Real Madrid itu membicarakan gambar lelucon atau meme yang menurutnya paling lucu.
Mbappe mengatakan pernah melihat wajahnya ditempelkan pada foto seseorang yang dianggapnya sebagai diktator Cina. Pernyataan itu diduga merujuk pada gambar Mao Zedong yang telah dimanipulasi dengan wajah Mbappe.
Ucapan tersebut memicu kemarahan publik Cina. Mao merupakan tokoh pendiri Republik Rakyat Cina yang meninggal pada 1976. Sosoknya memiliki kedudukan penting dalam sejarah politik negara tersebut sehingga candaan yang dianggap merendahkannya menjadi persoalan sensitif.
China Media Group (CMG), lembaga yang membawahi CCTV, kemudian mengumumkan penghentian siaran La Liga pada 26 Oktober 2026.
CMG menyatakan permintaan maaf dari Mbappe, Real Madrid, dan La Liga merupakan syarat mutlak sebelum hubungan penyiaran dapat dipulihkan.
Mbappe akhirnya menyampaikan permintaan maaf dan mengakui komentarnya tidak tepat. La Liga menyatakan sangat menyesalkan pernyataan tersebut. Real Madrid turut menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Cina.
Kementerian Luar Negeri Cina juga memberikan tanggapan. Juru bicara kementerian, Guo Jiakun, mengatakan pemerintah memandang serius permintaan maaf yang disampaikan Mbappe. Namun, pernyataan tersebut belum diikuti pencabutan penghentian siaran pertandingan.
Situs olahraga CCTV kemudian melaporkan bahwa CMG telah menerima dan mengakui adanya permintaan maaf tersebut. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai dimulainya perundingan untuk menyelesaikan perselisihan.
Sejumlah pertandingan La Liga sebenarnya masih tersedia melalui Migu, layanan streaming digital milik perusahaan telekomunikasi pemerintah China Mobile.
Layanan tersebut menayangkan kemenangan Barcelona 6-1 atas Alaves pada Sabtu. Namun, pertandingan Racing Santander melawan Real Madrid juga tidak terlihat dalam daftar siarannya.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, sebelumnya menyatakan klub telah melakukan langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan kontroversi tersebut.
"Kami telah melakukan bagian kami," kata Mourinho pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Perselisihan ini berpotensi memengaruhi kepentingan komersial sepak bola Spanyol. Cina merupakan salah satu pasar penting bagi kompetisi Eropa, termasuk La Liga. CCTV juga menyiarkan pertandingan Liga Inggris, Jerman, Prancis, dan Italia.
Dampak ekonomi sudah dirasakan Mbappe setelah sejumlah perusahaan besar Cina menghentikan kerja sama sponsor dengannya.
Ketegangan serupa pernah terjadi pada 2019 ketika hubungan Cina dengan NBA memburuk setelah manajer Houston Rockets, Daryl Morey, menyampaikan dukungan terhadap demonstran Hong Kong melalui media sosial.
Hingga kini, belum ada kepastian kapan CCTV kembali menayangkan pertandingan Real Madrid maupun kompetisi La Liga secara normal. (*)
DIBISUKAN - Akun media sosial Tiongkok milik Mbappe, Rednote, menampilkan pesan: ‘Akun ini telah dibisukan karena melanggar pedoman komunitas’ pada tanggal 28 Oktober 2026. Hal ini dampak meme kontroversi Mbappe memakai wajah Mao Zedong. (Screenshot Al Jazeera)
-300x169.webp)

-300x177.webp)





