
GOL KEDUA - Striker Deniz Undav mencetak gol kemenangan dramatis Jerman pada menit ke-94 dan membawa unggul 2-1 atas Pantai Gading, Minggu (21/6/2026) pagi. (Screnshot The Sun)
Memasuki babak kedua, Pantai Gading kembali menekan. Christ Oulai mendapat peluang bagus dari umpan Amad, tetapi tembakannya melambung.
Kesempatan itu bisa menjadi titik balik karena Pantai Gading hanya membutuhkan kemenangan untuk membuka jalan ke fase gugur. Mereka berada 22 menit dari hasil yang akan memberi sejarah baru bagi tim berjuluk The Elephants tersebut.
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann kemudian mengambil keputusan penting. Ia melakukan tiga pergantian sekaligus dengan menarik Musiala, Leroy Sane, dan Pavlovic.
Deniz Undav masuk bersama Nadiem Amiri dan Felix Nmecha. Perubahan itu segera mengubah ritme serangan Jerman.
Tak lama setelah berada di lapangan, Undav bergerak turun untuk menjemput bola, lalu mengalirkannya ke sisi sayap kepada Amiri.
Umpan lambung Amiri melewati Kai Havertz dan justru jatuh ke ruang yang tepat. Undav menyambutnya dengan sepakan voli kaki samping dari jarak enam yard untuk menyamakan kedudukan.
Pantai Gading masih memiliki peluang melalui Simon Adingra, yang masuk menggantikan Amad, tetapi gagal memanfaatkannya. Di sisi lain, Fofana membuat beberapa penyelamatan penting dari peluang Brown dan Amiri.
Setelah skor imbang, Jerman bangkit dan terus menekan. Sampai menit-menit akhir, hasil imbang tampak menjadi akhir yang adil bagi Pantai Gading.
Namun Undav menentukan cerita lain. Pada masa tambahan waktu, ia menerima umpan matang dari Nmecha, mengontrol bola, lalu melepaskan tembakan dari jarak sekitar 16 yard. Bola masuk dan mengakhiri perlawanan Pantai Gading.
Kemenangan itu membawa Jerman naik ke puncak klasemen grup. Bagi Pantai Gading, kekalahan tersebut terasa menyakitkan.
Mereka tampil berani, menemukan bintang muda dalam diri Diomande, tetapi harus kehilangan poin pada hampir sentuhan terakhir pertandingan. (*)

-300x169.webp)






