Mahasiswa

Digitalisasi Arsip dan Excel Interaktif, Dua Inovasi KKN di Desa Tupabbiring

MAROS, UNHAS.TV - Kantor Desa Tupabbiring tampak lebih ramai dari biasanya. Sejumlah aparatur desa berkumpul di ruang pertemuan.

Mereka tidak sedang mengurus administrasi rutin, melainkan mengikuti dua program inovatif yang dibawa oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin. Senin pagi, 4 Agustus 2025.

Rizka Amalia Fraja, mahasiswa Ilmu Pemerintahan angkatan 2022, memperkenalkan gagasannya, digitalisasi arsip pemerintahan desa.

Program ini lahir dari keresahan atas penumpukan dokumen fisik yang rawan tercecer dan sulit ditelusuri. Dengan sistem digital, arsip desa tak lagi bergantung pada tumpukan map dan lembaran kertas, melainkan bisa diakses dengan lebih cepat, aman, dan tertata.

Di waktu yang sama, di ruangan yang bersebelahan, Dewinda Ayulestari dari jurusan Matematika 2022 memandu pelatihan operasional dan optimalisasi data berbasis Excel interaktif.

Ia mengajarkan bagaimana data desa, mulai dari kependudukan hingga laporan keuangan, dapat diolah secara sistematis, lengkap dengan formula dan fitur-fitur Excel yang memudahkan analisis.

Kedua program ini menyasar aparatur desa sebagai peserta utama. Bagi mereka, inovasi tersebut bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan pijakan baru untuk meningkatkan profesionalisme tata kelola pemerintahan desa.

“Selama ini data memang ada, tapi sering kali tidak termanfaatkan maksimal. Dengan Excel, informasi bisa langsung dibaca dan dipakai untuk mengambil keputusan,” ujar Dewinda.

Sementara Rizka menekankan pentingnya pembaruan dalam manajemen arsip desa. “Digitalisasi bukan hanya soal efisiensi, tapi juga soal transparansi dan akuntabilitas,” katanya.

Kehadiran mahasiswa KKN di Tupabbiring seolah menjadi jembatan antara ilmu di kampus dan kebutuhan riil di lapangan. Desa yang dulunya mengandalkan cara manual, kini diperkenalkan pada teknologi sederhana namun efektif. Inovasi kecil yang berpotensi membawa dampak besar.

(Rizka Fraja / Unhas.TV)