UNHAS.TV - Gempa tektonik berkekuatan 4,2 Magnitudo mengguncang wilayah Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2026) pagi sekitar pukul 09.06.37 WIB. Pihak BMKG menyebutkan, pusat gempa berada di laut 81 km selatan Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 58 km di koordinat 7,73 Lintang Selatan dan 107,34 Bujur Timur.
Seorang warga Jakarta menyebutkan, getaran gempa tersebut juga ia rasakan dan bahkan abu vulkanik dari gempa itu hinggap di kendaraan yang ia parkir di wilayah Jakarsa.
Hanya berselang setengah jam dari gempa di Kabupaten Bandung, gempa berkekuatan 3,6 Magnitudo mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pusat gempa berada di kdelamaan 10 km pada koordinat 8,25 Lintang Selatan dan 120,58 Bujur Timur. Gempa terjadi selama 2 menit 8 detik.
Sebelumnya, Gunung Lewotolok di Nusa Tenggara Timur meletus hebat pada pukul 06:41 waktu setempat dan menyemburkan abu setinggi 600 meter di atas puncak. Erupsi ini bagian dari beberapa getaran tektonik selama 48 jam.
Pihak berwenang mencatat kejadian tersebut pada seismograf dan menyarankan untuk menghindari radius dua kilometer di sekitar kawah karena risiko seperti gas panas dan abu yang berjatuhan, dengan peringatan pada Level II.
Belum ada laporan korban luka, tetapi warga setempat tetap waspada setelah berbulan-bulan aktivitas di lokasi Cincin Api (Ring of Fire) ini, sementara orang-orang di media sosial berbagi kekhawatiran dan harapan keselamatan.(*)
ERUPSI - Gunung Lewotolok di Nusa Tenggara Timur meletus dan melepaskan debu vulkanik.

-300x169.webp)






