MAKASSAR, UNHAS.TV – Suasana penuh kehangatan menyelimuti acara buka puasa bersama yang digelar oleh Forum Insinyur Muda Sulawesi Selatan (FIM Sulsel) di Unhas Hotel & Convention, Senin (24/3/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru dalam membangun komunikasi, sinergi, dan kolaborasi di antara para insinyur muda.
Sebagai bagian dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Forum Insinyur Muda Sulsel baru saja melantik kepengurusan baru beberapa pekan lalu. Acara buka puasa ini menjadi program pertama yang digagas oleh ketua baru, Teguh Iswara Suardi ST MSc.
“Ini adalah salah satu kegiatan pertama dari Forum Insinyur Muda Sulawesi Selatan setelah pelantikan beberapa minggu lalu. Acara ini tidak hanya sekadar berbuka puasa, tetapi juga ajang silaturahmi dan penguatan komunikasi antarpengurus,” ujar Anggota DPR RI ini.
Teguh Iswara optimis bahwa kepengurusan baru ini dapat membawa perubahan positif bagi para insinyur muda di Sulawesi Selatan. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, FIM Sulsel siap menjalankan berbagai program kerja yang bermanfaat bagi anggotanya dan masyarakat luas.
Mengusung tagline “Berlayar Bersama”, FIM Sulsel menargetkan tiga hal utama dalam kepengurusan kali ini, yakni kolaborasi, keberlanjutan, dan pengenalan organisasi serta profesi insinyur kepada generasi muda.
Buka Puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga menghadirkan panel diskusi yang membahas berbagai tantangan dan peluang bagi para insinyur muda.
Isu-isu strategis, seperti pengembangan profesionalisme, keberlanjutan organisasi, serta peran insinyur dalam pembangunan, turut menjadi fokus pembahasan.
Sekretaris PII Sulsel, Dr Ir Rustan Tarakka MT menekankan pentingnya peran FIM sebagai jembatan antara mahasiswa teknik dan dunia keinsinyuran profesional.
“FIM memiliki tugas berat sebagai bagian dari PII Wilayah Sulawesi Selatan, khususnya dalam melakukan sosialisasi keinsinyuran, mulai dari tingkat mahasiswa hingga fresh graduate,” jelasnya.
Dukungan terhadap forum ini juga datang dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Universitas Hasanuddin, Prof Dr Eng Adi Maulana ST MPhil. Ia menyampaikan bahwa Unhas siap bersinergi dalam pengembangan profesi insinyur di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena selain memperkuat silaturahmi, juga dapat meningkatkan koordinasi dalam menjalankan program organisasi. Unhas sebagai salah satu pemangku kepentingan siap berkontribusi lebih dalam mendukung perkembangan insinyur muda,” ungkap Prof Adi. (*)
(Rizka Fraja / Unhas.TV)