MAKASSAR, UNHAS.TV - Program International Cultural Program Geography Series bertema Filipina digelar di Room B, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Hasanuddin, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa internasional asal Filipina untuk memperkenalkan kondisi geografis, kehidupan masyarakat, dan keragaman budaya negaranya kepada mahasiswa Unhas.
Dalam sesi pemaparan, peserta diajak mengenal Filipina tidak hanya melalui destinasi wisata yang populer, tetapi juga lewat karakter masyarakat dan identitas budaya di berbagai wilayah.
Materi mencakup gambaran geografis negara kepulauan itu, kehidupan sosial warganya, serta tradisi lokal yang tumbuh di sejumlah daerah.
.webp)
GEOGRAPHY SERIES - Mahasiswa asal Filipina yang menjalani pertukaran di Unhas, tampil dalam Geography Series yang kenalkan budaya Filipina kepada Mahasiswa Unhas, Selasa (28/7/2026). (Unhas TV / Radina Sinja Putri)
Salah satu wilayah yang diperkenalkan ialah Iligan City di Mindanao. Kota tersebut dikenal dengan julukan City of Waterfalls karena memiliki banyak air terjun.
Peserta juga diperkenalkan pada Festival Diyandi, perayaan budaya yang menjadi salah satu identitas masyarakat setempat.
Mahasiswa asal Filipina, Eunice Elaiza Consuegra Marbella, mengatakan program itu memberinya ruang untuk memperkenalkan negaranya secara lebih luas.
Ia terutama ingin membuka wawasan peserta mengenai Mindanao, wilayah yang menurut dia belum banyak dikenal masyarakat internasional.
“Filipina bukan hanya tentang tempat wisata. Masyarakatnya juga dikenal ramah dan memiliki budaya serta tradisi yang beragam,” kata Eunice dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, keragaman etnis merupakan bagian penting dari identitas Filipina. Masyarakat Mindanao, termasuk komunitas Bisaya, kata dia, memiliki peran besar dalam membentuk wajah sosial dan budaya negara itu.
Pertukaran Pengetahuan
Staf International Student Services Unhas, Muh. Anugerah, mengatakan Geography Series dirancang sebagai wadah pertukaran pengetahuan mengenai budaya dan karakteristik berbagai negara.
Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa Unhas untuk mengenal negara yang belum pernah mereka kunjungi secara langsung.
.webp)
GEOGRAPHY SERIES - Mahasiswa asal Filipina yang menjalani pertukaran di Unhas, tampil dalam Geography Series yang kenalkan budaya Filipina kepada Mahasiswa Unhas, Selasa (28/7/2026). (Unhas TV / Radina Sinja Putri)
Menurut Anugerah, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa internasional untuk berbagi pengalaman tentang kehidupan masyarakat, tradisi, dan identitas negara asal mereka kepada sivitas akademika Unhas.
Ia berharap program serupa dapat memperluas wawasan internasional mahasiswa sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya di lingkungan kampus.
Melalui pertemuan semacam ini, mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan geografis, tetapi juga memahami cara masyarakat lain membangun identitas, merawat tradisi, dan hidup dalam keberagaman.
Geography Series menjadi bagian dari upaya Unhas membangun suasana kampus yang terbuka bagi interaksi global. Pertemuan langsung dengan mahasiswa asing dinilai memberi pengalaman belajar yang lebih dekat, konkret, dan relevan bagi peserta di kampus.
(Waode Syafiqa / Radina Sinja Putri / Unhas TV)
GEOGRAPHY SERIES - Mahasiswa asal Filipina yang menjalani pertukaran di Unhas, tampil dalam Geography Series yang kenalkan budaya Filipina kepada Mahasiswa Unhas, Selasa (28/7/2026). (Unhas TV / Radina Sinja Putri)








