BEKASI, UNHAS.TV - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla memuji para relawan PMI yang selalu sigap menangani korban kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi.
Jusuf Kalla menegaskan hal itu saat berada di Markas PMI Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026). Jusuf Kalla juga menyampaikan duka cita kepada para korban yang meninggal dunia serta mendoakan korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Dalam setiap musibah, tidak ada batasan wilayah. Batasannya adalah kemanusiaan," ujar Jusuf Kalla.
BACA JUGA
- Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
- Ini Penjelasan Ilmiah dari Kasus Tabrakan Maut di Bekasi
- Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, 14 Orang Meninggal Dunia
Ia menegaskan bahwa kecepatan tanggap menjadi kunci utama penanganan bencana. Menurutnya, relawan PMI telah menunjukkan kesiapsiagaan dengan tiba lebih cepat dari standar waktu tanggap yang ditetapkan.
Selain kecepatan, Jusuf Kalla juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan dan keahlian relawan, serta dukungan sarana dan prasarana seperti ambulans dan peralatan tanggap darurat.
"Kekuatan PMI terletak pada relawan. Pengurus jumlahnya terbatas, tetapi yang bekerja di lapangan adalah para relawan," katanya.
Jusuf Kalla menambahkan, PMI memiliki peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat yang ingin membantu dan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Jusuf Kalla juga menyoroti bahwa PMI merupakan bagian dari jaringan organisasi kemanusiaan terbesar di dunia sehingga memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan misi kemanusiaan tanpa henti.
"PMI bekerja 24 jam. Karena itu disebut markas, bukan kantor," ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, PMI turut menyiapkan bantuan bagi para relawan yang telah terlibat dalam penanganan musibah tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri pengurus PMI dari wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta serta para relawan yang terlibat langsung dalam operasi kemanusiaan di lokasi kejadian.(*)
TANGGUH - Ketua Umum PMI Jusuf Kalla bersama dengan relawan PMI di Bekasi Timur. Foto: PMI


-300x195.webp)

_1-300x169.webp)



