LONDON, UNHAS.TV - Bek tengah Manchester United, Harry Maguire, belum benar-benar aman dalam persaingan menuju skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Meski kembali tampil bersama tim nasional pekan ini, pelatih Inggris Thomas Tuchel menegaskan belum mengubah penilaiannya terhadap pemain berusia 33 tahun itu.
Maguire tampil untuk pertama kalinya di bawah asuhan Tuchel saat Inggris bermain imbang 1-1 melawan Uruguay pada laga uji coba, Jumat (27/3/2026) lalu.
Ia bahkan mengenakan ban kapten pada babak kedua. Namun, kesempatan itu belum cukup untuk mengangkat posisinya dalam daftar prioritas sang pelatih. “Saya melihat ada pemain lain di depan Harry,” kata Tuchel.
Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa jalan Maguire menuju putaran final Piala Dunia di Amerika Utara masih terjal. Tuchel secara terbuka menyebut beberapa nama yang saat ini dinilai lebih unggul dalam perebutan posisi di jantung pertahanan Inggris.
“Saya melihat Ezri Konsa di depan dia, saya melihat Marc Guehi di depan dia. Itu bukan rahasia,” ujar Tuchel.
Ia juga menyebut bek Chelsea Trevoh Chalobah memiliki keunggulan dalam aspek mobilitas. “Saya melihat Trevoh Chalobah berada sedikit di atas dia dalam hal mobilitas.”
Meski begitu, Tuchel tidak menutup sepenuhnya peluang Maguire. Menurut dia, pengalaman dan karakter permainan bek Manchester United itu masih bisa berguna, terutama dalam turnamen besar dengan fase gugur yang menuntut kekuatan duel udara dan ketahanan bertahan.
“Harry bisa sangat penting dalam turnamen, dalam sepak bola fase gugur, ketika mempertahankan keunggulan, mengejar laga dengan umpan silang, lemparan ke dalam jarak jauh, dan bola mati,” kata Tuchel.
“Kalau saya harus menentukan skuad besok, dengan banyaknya pemain cedera, dia bisa saja masuk,” lanjut mantan pelatih Dortmund dan Chelsea itu.
Maguire sejauh ini telah mengoleksi 65 caps bersama tim nasional Inggris dan tampil dalam tiga turnamen besar. Namun, pertandingan di Wembley melawan Uruguay menjadi penampilan pertamanya sejak menghadapi Irlandia pada September 2024.
Tuchel mengatakan ia mendapatkan persis seperti yang diperkirakan dari Maguire. “Bertahan dengan solid, sangat baik. Itulah yang dia lakukan,” ujar pelatih asal Jerman itu.
“Sangat bagus saat menguasai bola, tenang, kuat di udara, dan menjadi senjata dalam situasi bola mati,” jelasnya.
Namun pujian itu disertai penegasan bahwa preferensinya belum berubah. “Saya belum mengubah pikiran saya, tetapi saya juga melihat pemain lain yang ingin saya jadikan starter,” kata dia.
Selain Konsa, Guehi, dan Chalobah, Tuchel juga menempatkan bek Newcastle United Dan Burn di atas Maguire.
Nama lain yang disebut berada di depan adalah bek serbabisa Bayer Leverkusen, Jarell Quansah. Namun pemain berusia 23 tahun itu absen dari pemanggilan kali ini karena cedera paha.
Untuk dua laga uji coba, Tuchel memanggil 35 pemain. Jumlah itu nantinya harus dipangkas sembilan nama untuk putaran final.
Maguire tetap dipertahankan dalam kamp latihan saat ini. Tuchel mengaku ingin melihat langsung bagaimana ia berperilaku di tengah latihan tim.
“Saya perlu bertemu dia secara langsung untuk melihat bagaimana dia bertindak dalam grup,” kata Tuchel. “Dia akan tetap bersama kami. Seperti yang saya katakan, dia adalah aset.”
Sementara itu, kiper Aaron Ramsdale, bek Fikayo Tomori, dan penyerang Dominic Calvert-Lewin termasuk dalam daftar pemain yang dicoret dari skuad Tuchel.
Secara total, delapan pemain telah dipulangkan ke klub masing-masing. Adapun lima nama lain—Bukayo Saka, Declan Rice, Noni Madueke, Adam Wharton, dan John Stones—tidak melanjutkan pemusatan latihan karena cedera. (*)
Kapten Timnas Inggris Harry Maguire dan Pelatih Thomas Tuchel. (Kolase The Sun)








